KEDIRI | harianduta.id - Munculnya rencana Car Free Night (CFN) perdana di Jalan Stasiun Kediri yang dijadwalkan pada Sabtu (6/6/2026) malam resmi dibatalkan oleh Pemerintah Kota Kediri. Pembatalan ini dilakukan setelah program tersebut ramai dikritik dan disorot oleh warganet.
Data yang dihimpun menyebutkan, masyarakat menentang keras penutupan jalan tersebut karena sejumlah alasan. Diantaranya gangguan akses publik dan warga khawatir penutupan area jalan utama stasiun akan memicu kemacetan parah dan menyulitkan calon penumpang kereta api untuk keluar-masuk stasiun.
Lalu, lokasi dianggap kurang tepat, lantaran banyak netizen menyayangkan mengapa jalan vital transportasi ditutup. Sementara fasilitas publik lainnya seperti Alun-Alun Kediri terbengkalai dan ada lokasi alternatif seperti Hutan Joyoboyo atau GOR yang dinilai lebih ideal untuk pusat keramaian.
Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menyampaikan bahwa, acara dibatalkan karena masih ada kendala teknis dan perlunya sosialisasi yang lebih matang kepada masyarakat.
" Kami juga menilai, masih ada kendala teknis dan perlunya sosialisasi yang lebih matang kepada masyarakat. Jadi, kedepannya sosilasasi akan lebih dimatangkan" ucapnya, saat dihubungi, baru-baru ini.
Perihal kebijakan arus lalu lintas, kata Arief Cholisudin, pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan rekayasa jalan agar tidak terjadi kemacetan saat acara berlangsung
" Kami sebenranya sudah menyiapkan kebijakan lalu lintas atau alternatif rekayasa jalan. Tapi kembali lagi akan belum matangnya sosialisasi. Hal ini, akan menjadi pembenahan kedepan nya" tutupnya. (bud)
Editor : Imam Ghozali