Paham Aturan dan Regulasi JKN

Dirut BPJS Kesehatan Beri Pembekalan PPDS FK Unair

Reporter : Redaksi
Dirut BPJS Kesehatan dan Dekan FK Unair beserta jajaran saat memberikan keterangan pada media FOTO/ist

SURABAYA | harianduta.id - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K), FIHF AA, MMRS memberikan pembekalan pada 96 lulusan dokter spesialis, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga (FK Unair), Selasa (23/6/2026).

Para lulusan dokter spesialis berbagai bidang ilmu itu akan dilantik oleh Dekan FK Unair, Prof. Dr. dr Eighty Mardiyan Kurniawati,  Sp.OG, Subsp. Urogin-RE, Rabu (24/6/2026).

Mayjen Prihati berterima kasih diberi kesempatan untuk hadir untuk memberikan pembekalan. Karena hal itu sangatlah penting di mana nantinya para dokter spesialis itu akan menjadi nakhoda pelayanan kesehatan.

"Nantinya mereka akan menjadi DPJP (dokter penanggung jawab pasien) di rumah sakit - rumah sakit. Ini waktu yang penting untuk bisa memberikan masukan- masukan tentang  program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) kepada para dokter spesialis yang baru, yang bisa menentukan bagaimana pelayanan itu dilakukan dengan mutu, berkualitas, dengan menggunakan standar, berorientasi pada kesembuhan pasien dan paling penting adalah kepuasan pasien," jelasnya.

Dikatakan Mayjen Prihati dengan dokter spesialis bisa memberikan pelayanan yang baik maka pasien akan merasa puas, rumah sakitnya puas, serta semua pihak akan merasa puas.

"Dan JKN akan  terasa manfaatnya untuk seluruh peserta. Jadi  poin pentingnya adalah kita bisa memberikan sedini mungkin pemahaman-pemahaman situasi pelayanan BPJS yang berkualitas yang dibutuhkan oleh pasien kepada para dokter spesialis yang baru," tuturnya.

"Penting adalah menaati  pedoman yang ada, kemudian jalankan dengan mengutamakan mutu layanan, keselamatan pasien, dan kepuasan pasien," tambahnya.

Dekan FK Unair, Prof. Dr. dr Eighty Mardiyan Kurniawati,  Sp.OG, Subsp. Urogin-RE menambahkan pihaknya sengaja menjalin komunikasi dengan
BPJS Kesehatan karena  BPJS  Kesehatan adalah sahabat, bukan hanya untuk pasien, tapi juga sahabat para dokter-dokter.

"Kami ingin membuat para lulusan dokter spesialis FK Unair yang nanti bekerja  melayani masyarakat itu, lebih mengenal BPJS dengan segala aturannya," tukasnya.

Prof Eighty tidak ingin  ketika mereka bekerja di lapangan tidak memahami aturan-aturan yang terkait dengan jaminan kesehatan.adahal merela sudah punya ilmu klinis, ilmu keterampilan teknis.

"Khawatirnya apa? Khawatirnya sudah dikerjakan ternyata tidak sesuai aturan. Jadi mungkin teman-teman sudah banyak mendengar  bagaimana rumah sakit mengembalikan karena memang mungkin yang dilakukan belum sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh jaminan kesehatan. Jadi harapan kami, calon spesialis ini besok dilantik lulus bukan hanya dibekali oleh kemampuan akademik, keterampilan, tapi juga pemahaman tentang aturan-aturan terkait jaminan kesehatan," imbuhnya.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru