PKB Gresik Komitmen Berkhidmah ke NU dan Masyarakat Luas

harianduta.id
ASET. Berita acara serah terima aset dan inventaris dari pengurus DPC PKB Gresik yang lama ke kepengurusan baru

 

GRESIK, harianduta.id– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai politik (parpol) yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) akan terus menjadikan organisasi tersebut sebagai mitra strategis tanpa mencampuradukkan ranah politik dengan organisasi keagamaan.
Untuk itu, Ketua Tanfidz DPC PKB Gresik periode 2026–2031, M Syahrul Munir memohon kepada jajaran Dewan Syuro DPC PKB Gresik merumuskan kebijakan politik yang harus dilakukan untuk berkhidmat ke PCNU Gresik.

Baca juga: F-PKB Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah di APBD Gresik 2025

"Sebagai kader dan anak kandung NU, PKB merupakan ruang khidmat politik untuk memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat luas," kata dia dalam serah terima amanah Kepengurusan DPC PKB Gresik masa bakti 2026–2031, Rabu (08/07/2026)
Syahrul yang juga ketua DPRD Gresik mengatakan kepengurusan DPC PKB Gresik yang baru akan langsung bergerak memperkuat struktur partai melalui Musyawarah Pengurus Anak Cabang (Musancab) di 18 kecamatan.
 Proses pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan akan dikawal Tim Pendamping Pembentukan Kepengurusan (TPPK) agar berjalan sesuai mekanisme organisasi.

"Agenda terdekat kami adalah konsolidasi organisasi melalui Musancab. Regenerasi di tingkat DPAC harus dipersiapkan dengan baik, baik bagi kepengurusan yang sudah siap maupun yang masih membutuhkan pendampingan," ujar dia.
Syahrul juga menyampaikan permohonan maaf apabila proses komunikasi dalam kegiatan kepartaian  dilakukan secara cepat, termasuk melalui aplikasi WhatsApp. Menurutnya, hal itu dilakukan karena adanya target waktu dari DPW PKB Jawa Timur.
Selain melanjutkan program-program baik dari kepengurusan sebelumnya, Syahrul juga akan melakukan penataan administrasi, pengelolaan aset dan inventaris partai, serta membangun tata kelola organisasi yang lebih akuntabel dan terbuka bagi seluruh kader.

"Kami berkomitmen membangun organisasi yang akuntabel dan bisa diakses seluruh kader. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan, mulai dari tata perkantoran, administrasi hingga menyiapkan strategi kemenangan pada kontestasi politik mendatang," ungkapnya.

Baca juga: DPP Tetapkan Syahrul Munir Jabat Ketua DPC PKB Gresik

Syahrul menambahkan komposisi kepengurusan DPC PKB Gresik periode 2026–2031 juga telah memenuhi keterwakilan perempuan lebih dari 30 persen sebagai bentuk komitmen terhadap keterlibatan perempuan dalam politik.

Sementara itu, manta Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik periode 2021–2026, KH Moh Qosim, mengapresiasi kepengurusan baru dan berharap estafet kepemimpinan mampu membawa PKB semakin kuat.

Menurutnya, tantangan PKB ke depan semakin besar, terlebih menjelang agenda Muktamar NU. Karena itu, hubungan harmonis antara PKB dan NU perlu terus dijaga sebagai bentuk simbiosis yang saling menguatkan.

Baca juga: Ribuan Jamaah Padati Haul Habib Abu Bakar Assegaf

"PKB adalah partai yang sangat kental dengan nilai-nilai keagamaan. Selama kita berada di PKB, insyaallah akan menghadirkan keberkahan. Saya mengucapkan selamat kepada Muhammad Syahrul Munir atas amanah yang diberikan warga nahdliyin," ujar dia.
 Qosim juga mengingatkan jajaran pengurus muda agar tetap mengedepankan sikap arif dan bijaksana dalam menjalankan organisasi dengan dukungan Dewan Syuro.
Sedangkan Bendahara DPW PKB Jawa Timur, M. Sholichul Umam yang hadir memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPC PKB Gresik periode 2021–2026 atas pengabdiannya selama lima tahun terakhir.

Ia menegaskan seluruh DPC PKB di Jawa Timur, termasuk Gresik, segera memasuki tahapan konsolidasi organisasi melalui pelaksanaan Musancab di seluruh kecamatan serta penguatan tata kelola organisasi berbasis Sistem Informasi dan Kelola Unit (SAKU)

Editor : Sopii

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru