BULOG, Komisi VI DPR RI dan Bupati

Pastikan Bantuan Pangan Beras Tersalurkan

Reporter : Kadam Mustoko
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said, saat meninjau penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat di wilayah Kec. Lamongan, belum lama ini. (dok/harianduta.i

LAMONGAN | Harianduta.id - Perum BULOG Cabang Bojonegoro mulai masif menyalurkan Program Bantuan Pangan tahap II untuk alokasi Juli, Agustus dan September 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 19.200 ton beras akan disalurkan kepada 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran, BULOG bersama anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib serta Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan peninjauan penyaluran bantuan beras di Kelurahan Sidokumpul dan Desa Made, Lamongan.

Baca juga: Bulog Bojonegoro Terus Genjot Distribusi Beras SPHP

Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib menegaskan pihaknya mendukung penuh program ketahanan pangan dan program BULOG yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kalau urusan ketahanan pangan dan BULOG sepenuhnya pasti kami dukung. Salah satunya program Bantuan Pangan ini yang bertujuan menjaga ketersediaan pangan hingga tingkat keluarga,” ujarnya, Jumat (28/8/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pemerintah daerah terus memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi beras, agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat sesuai ketentuan. "salah satunya Bantuan Pangan ini agar dapat diterima sesuai ketentuan oleh PBP sehingga dapat dirasakan manfaatnya," katanya.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Bojonegoro Umar Said menjelaskan, setiap PBP memperoleh bantuan 10 kilogram beras setiap bulan. Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk alokasi tiga bulan, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

Baca juga: Bantuan Pangan Tiga Kabupaten Mulai Disalurkan

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, BULOG telah membentuk Satuan Petugas yang menyalurkan beras langsung kepada penerima. Proses penyaluran juga didukung aplikasi terintegrasi sebagai bagian dari verifikasi penerimaan bantuan.

Umar menambahkan, BULOG telah melakukan pemeriksaan kualitas, pengemasan dan pemrosesan ulang beras sebelum didistribusikan. Apabila masyarakat menemukan kualitas beras yang tidak sesuai, penerima dapat melapor kepada BULOG, Satgas Bantuan Pangan maupun aparat desa untuk dilakukan penggantian.

Selain menjaga ketersediaan pangan keluarga, program bantuan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika harga bahan pangan. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.

Umar berharap seluruh pihak turut mendukung pelaksanaan program tersebut agar bantuan pangan dapat selesai disalurkan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran. (dam)

 

Editor : Imam Ghozali

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru