LPQ Metode Al Fatih

Gelar Pelatihan Guru Tingkatkan Standar Pembelajaran Al-Quran

Reporter : Redaksi

SURABAYA | harianduta.id - Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ) Metode Al Fatih menyelenggarakan pelatihan bagi para guru Al-Quran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan proses belajar mengajar bagi santri baru tahun ajaran m 2026 - 2027. Kegiatan ini berlangsung secara bertahap mulai Juni hingga Juli, dengan jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menjadi kelompok pertama yang mengikuti pelatihan.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus menyamakan pemahaman para guru terhadap Metode Al Fatih sebagai pendekatan pembelajaran Al-Quran yang terstruktur, efektif dan praktis dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh tim pengembang Al Fatih. Melalui kegiatan ini, setiap guru diharapkan memiliki kompetensi yang seragam dalam mengajar sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal di seluruh jenjang pendidikan.

Ustadz Utsman Selaku Ketua LPQ metode al fatih menjelaskan bahwa pelatihan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan guru menghadapi penerimaan santri baru.

"Dengan adanya penyamaan persepsi mengenai metode pembelajaran, diharapkan seluruh guru mampu menerapkan teknik mengajar yang tepat sehingga target capaian pembelajaran santri dapat terpenuhi secara maksimal," katanya.

Pelatihan menghadirkan trainer resmi Metode Al Fatih yang telah memiliki kompetensi, sertifikasi, serta pengalaman dalam mendampingi implementasi metode pembelajaran Al-Qur'an di berbagai lembaga pendidikan. Para peserta tidak hanya memperoleh materi konseptual, tetapi juga mengikuti praktik mengajar, simulasi kelas, evaluasi pembelajaran, serta sesi diskusi mengenai berbagai tantangan yang sering dihadapi dalam proses pembelajaran Al-Quran.

Program pelatihan ini disusun untuk mendukung pencapaian target pembelajaran santri pada setiap jenjang pendidikan. Adapun guru yang telah mengikuti pembinaan meliputi 15 guru untuk jenjang Raudhatul Athfal (RA), 40 guru jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), 40 santri jenjang Wustha, 15 santri jenjang Ulya, 100 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), serta 25 peserta untuk program Mahad Ali yang diperuntukkan bagi calon guru Al-Qur'an.

Penyelenggara berharap seluruh peserta pelatihan mampu mengimplementasikan Metode Al Fatih secara konsisten di masing-masing lembaga. Dengan kualitas guru yang semakin baik dan penerapan metode yang seragam, diharapkan setiap santri dapat mencapai target pembelajaran sesuai standar yang telah dirancang oleh tim Al Fatih, sekaligus melahirkan generasi qurany yang mencintai Al-Qur'an, memiliki bacaan yang benar, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pelatihan yang berkelanjutan ini, LPQ Metode Al Fatih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur'an melalui penguatan kompetensi guru sebagai ujung tombak keberhasilan pembelajaran. Imm

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru