KUDUS | harianduta.id - Keysha Putri Dwi Arianti, mencuri perhatian penonton Hydroplus Soccer League All Stars 2025-2026, U18.
Event yang digelar di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah itu, Keisya bukan hanya piawai menjaga gawang Arema FC Women tapi juga karena parasnya yang cantik.
Baca juga: Langkah Tigers FA Surabaya Terhenti di Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Tidak ada kesan maskulin di dirinya walau harus berjibaku dengan bola dan lapangan rumput. Justru penampilannya tetap feminin.
Dipuji cantik, Keisya mengelak. "Emang saya cantik?" tanyanya pada setiap orang yang memujinya.
Sejak kecil cewek 18 tahun itu sudah suka sama bola. Namun dia justru menekuni bola voli. "Saat Porprov di Sidoarjo pada 2023 saya diminta ikut seleksi kiper bola putri. Dan lolos karena peminatnya sedikit," ujarnya.
Baca juga: Memamas, Arema FC Women Kalahkan Akademi Persib Bandung
Dari sana, dia semakin mencintai dunia bola dan menjadi kiper. "Semoga bisa terus berkarier dan mengembangkan diri," katanya.
Namun jika tidak, dia sudah menyiapkan diri untuk menekuni bidang olahraga dari sisi pendidikan. Dia akan mulai menempuh kuliah di Universitas Negeri Surabaya jurusan Keolahragaan di tahun ini. Setidaknya nantinya bisa mengajar atau menjadi pelatih.
Tim Arema FC Women U-18, lolos ke semifinal Hydroplus Soccer League All Stars 2025-2026, Jumat (10/7/2026) setelah menahan Putri Tangsel dengan skor imbang 1-1.
Baca juga: 16 Tim Siap Berlaga di Kudus, Jatim Kirim Empat Tim U15 dan U18
Dengan skor itu, Arema FC Women U-18 mengantongi nilai 7 dari tiga kali laga, dua kali menang dan satu kali seri.
Gawang Keisya kebobolan di menit akhir akibat kurang fokus dan kelengahan semua pemain karena berhasil mencetak gol terlebih dulu. "Tapi di semifinal saya akan tampil maksimal lagi. Harus tetap waspada sebelum Pluit wasit dititipkan," katanya.
Editor : Redaksi