KPPU Gandeng MUI Kawal Kemitraan UMKM dan Persaingan usaha Syariah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kerjasama KPPU dengan MUI untuk mendukung UMKM Syariah. FOTO/ist
Kerjasama KPPU dengan MUI untuk mendukung UMKM Syariah. FOTO/ist

i

JAKARTA | harianduta.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) berkolaborasi.  

Ini untuk mengawal kemitraan Usaha Mikro, Kecil, danMenengah (UMKM) serta mendorong persaingan usaha yang sehat di sektor syariah. 

Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan edukasi, advokasi, penelitian, perlindungan pelaku usaha, serta pengawasan kemitraan antara UMKM dan pelaku usaha besar. 

Penandatanganan kerjasama dilakukani Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa dan Ketua
Umum MUI K.H. Anwar Iskandar dalam rangkaian Mudzakarah Hukum Nasional dan
Apresiasi Penegakan Hukum Sahabat Dhuafa dan Fakir Miskin yang Mencari Keadilan yang
diselenggarakan Komisi Hukum MUI.  

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan, pejabat pemerintah, akademisi, serta tokoh MUI. Melalui kerja sama ini, KPPU dan MUI sepakat memperkuat internalisasi nilai-nilai persaingan usaha yang sehat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, advokasi, penelitian, pengembangan, serta perlindungan terhadap kemitraan UMKM. 

Ketua KPPU M. menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi persaingan usaha menjadi kebutuhan untuk menjawab dinamika perekonomian nasional, termasuk perkembangan ekonomi berbasis syariah.  

"Masih terdapat sejumlah tantangan
dalam implementasi Undang-Undang Persaingan Usaha. Karena itu, proses revisi undangundang yang saat ini sedang berlangsung di Dewan Perwakilan Rakyat menjadi momentum penting untuk memperkuat efektivitas penegakan hukum persaingan usaha," ujarnya. 

Menurutnya, isu persaingan usaha juga perlu mendapat perhatian dalam berbagai
forum kajian hukum yang diselenggarakan MUI. Hal tersebut sejalan dengan mandat KPPU
dalam mengawasi pelaksanaan kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM agar
berlangsung secara adil dan saling menguntungkan. 

Selain memperkuat kolaborasi di tingkat nasional, KPPU juga mendorong
berkembangnya diskursus internasional mengenai persaingan usaha dalam ekonomi
berbasis syariah.  

"KPPU telah berdiskusi dengan sejumlah otoritas persaingan usaha di kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Mesir. Mereka menyambut baik gagasan penyelenggaraan konferensi internasional negara-negara Islam untuk membahas isu persaingan usaha," kata Ketua KPPU. 

Sementara itu, Ketua Umum MUI menilai masih terdapat ketimpangan dalam hubungan kemitraan antara UMKM dan pelaku usaha besar, terutama pada pola kemitraan inti-plasma.  

Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan penguatan advokasi hukum agar
pelaku UMKM memperoleh perlindungan dan kepastian hukum yang memadai. 

Ia menjelaskan, Mudzakarah Hukum Nasional bertujuan memperluas akses terhadap keadilan bagi kelompok dhuafa dan masyarakat miskin sekaligus memperkuat sinergi lintas
sektor dalam merumuskan rekomendasi kebijakan strategis.  

"Kerja sama MUI dan KPPU menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi untuk mewujudkan sistem hukum yang berkeadilan dan berintegritas," ujar K.H. Anwar Iskandar. 

Mudzakarah Hukum Nasional merupakan bagian dari rangkaian Pra-Kongres Umat
Islam Indonesia (KUII) yang mengangkat tema "Advokasi dan Perlindungan Hukum Kelompok
Dhuafa dan Masyarakat Miskin di Indonesia."  

Forum tersebut mempertemukan unsur
pemerintah, lembaga penegak hukum, akademisi, dan organisasi masyarakat guna
memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sistem hukum yang inklusif, berkeadilan, serta
berpihak pada kepentingan masyarakat.

Berita Terbaru

Pertamina Hulu Energi Regional Indonesia Timur Ajak Sinergi Media

Pertamina Hulu Energi Regional Indonesia Timur Ajak Sinergi Media

Sabtu, 11 Jul 2026 12:02 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 12:02 WIB

Pertamina Hulu Energi Regional Indonesia Timur menegaskan ketahanan energi tidak dapat dibangun hanya satu pihak. …

Sampaikan Belasungkawa dan Empati ke Keluarga Terdampak Insiden di JPL 103 Bagor

Sampaikan Belasungkawa dan Empati ke Keluarga Terdampak Insiden di JPL 103 Bagor

Sabtu, 11 Jul 2026 05:40 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 05:40 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Duka yang menyelimuti keluarga korban insiden temperan KA Logawa di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, turut dirasakan…

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Manfaatkan Pendidikan Gratis

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Manfaatkan Pendidikan Gratis

Sabtu, 11 Jul 2026 05:36 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 05:36 WIB

KEDIRI|harianduta.id- Kesempatan masyarakat Kota Kediri untuk mengakses Pendidikan gratis melalui program Sekolah Rakyat masih terbuka. Kementerian Sosial RI…

Mengenal Keysha, Kiper Cantik dari Arema FC Women

Mengenal Keysha, Kiper Cantik dari Arema FC Women

Jumat, 10 Jul 2026 19:23 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:23 WIB

Keysha Putri Dwi Arianti, mencuri perhatian penonton Hydroplus Soccer League All Stars 2025-2026, U18.  …

Bukti Kepatuhan dan Integritas Tata Kelola Perusahaan

Bukti Kepatuhan dan Integritas Tata Kelola Perusahaan

Jumat, 10 Jul 2026 16:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 16:54 WIB

JAKARTA | Harianduta.id - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan yang…

Nagita : Bukti Industri Kreatif Sejajar dengan Industri Strategis Lainnya

Nagita : Bukti Industri Kreatif Sejajar dengan Industri Strategis Lainnya

Jumat, 10 Jul 2026 16:43 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 16:43 WIB

RANS Entertainment resmi melakukan Initial Public Expose (IPO) atau menjadi perusahaan terbaik, Jumat (10/7/2026).  …