TUBAN | harianduta.id - Pertamina Hulu Energi Regional Indonesia Timur menegaskan ketahanan energi tidak dapat dibangun hanya satu pihak.
Hal itu membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan termasuk media yang menjadi mitra penting penjembatan informasi kepada public secara akurat
Hal tersebut diungkapkan Senior Manager Relation Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Sigit Dwi Aryono saat memberikan sambutan dalam Media Gathering 2026 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina yang digelar di Banyuwangi selama dua hari 10-11 Juli 2026 dengan tema “The Future is Collaborative Sustaining Our Energy,”
Media Gathering Pertamina yang diselenggarakan bersama SKK Migas, Pertamina EP, Pertamina EP Cepu, Pertamina EP Cepu ADK, PHE, WMO, PHE Randugunting, serta PHE Tuban East Java adalah agenda tahunan yang kali ini ditempatkan di Banyuwangi sebagai wadah komunikasi antara perusahaan dan media
Sigit menjelaskan masa depan akan kebutuhan energy tidak dapat dibangun sendiri-sendiri, melainkan butuh kolaborasi kerjasama sinergi dengan seluruh pihak. Energi yang dimaksud bukan hanya minyak dan gas bumi, tetapi energy kolaborasi gagasan komunikasi antara perusahaan media dan masyarakat
“Media gathering ini adalah agenda tahunan, kami berharap kedepan perusahaan dan media terus menjalin silaturrahmi saling sharing pengetahuan, berdikusi dan menjembatani informasi yang harus disampaikan perusahaan kepada public,” terangnya
Lebih lanjut Sigit menegaskan media tidak hanya sekedar saluran komunikasi saja, tetapi juga mitra strategis untuk membangun pemahaman terkait industri hulu migas kepada masyarakat dan menerima infomasi secara utuh
“Kami juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada insan pres yang telah menjadi bagian penting dalam industri hulu migas dalam mewujudkan ketahanan energy Indonesia, yang selama ini telah menyampaikan informasi secara kredibel kepada publik ,” pungkasnya.
Editor : Redaksi