Gerakan Sosial

Alumni SMASIF Angkatan X Gelar X-Tion Peduli di Surabaya

Reporter : Redaksi
Pemberian paket sembako pada pekerja jalanan di Kota Surabaya, Jumat (17/7/2026). FOTO/ist

SURABAYA | harianduta.id – Banyak cara untuk mengekspresikan rasa syukur.

Bagi alumni Angkatan X Sekolah Progresif Bumi Shalawat (SMASIF), diwujudkan dengan turun ke jalan untuk berbagi kebaikan melalui aksi sosial bertajuk X-Tion Peduli, pada Jumat (17/7/2026). 

Dalam aksi tersebut, para alumni membagikan sedikitnya 50 paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, roti, mi instan, dan teh. Tidak hanya sembako, mereka juga menyelipkan uang tunai sebesar Rp 50.000.  

Ketua Panitia X-Tion Peduli, Harsya Anindiya Katon, mengungkapkan bahwa gerakan ini murni lahir dari inisiatif para alumni. Dana yang terkumpul merupakan hasil patungan dari belasan anggota angkatan yang menyisihkan uang saku mereka. 

"Kami urunan, ada 16 anak yang terlibat. Dari uang yang terkumpul itu, kami belikan sembako dan juga berikan sedikit bantuan uang tunai," ujar Harsya.  

Angkatan X SMASIF lulus di tahun ini.  Setelah dinyatakan lulus, mereka kini tengah bersiap untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi impian masing-masing. Capaian inilah yang menjadi pemantik utama di balik aksi berbagi tersebut. 

Selain sebagai perayaan, Harsya menambahkan bahwa aksi ini menjadi refleksi penting bagi kelompoknya agar tidak lupa daratan dan tetap membumi. 

"Aksi ini untuk mengingatkan kita semua agar selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan dalam bentuk apa pun. Karena mungkin di luar sana, masih banyak orang yang tidak seberuntung kita," jelasnya. 

Bantuan paket sembako dan uang tunai ini disalurkan secara langsung kepada para pekerja jalanan di sudut-sudut Kota Surabaya, mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online, hingga masyarakat prasejahtera yang hidup di jalanan. 

Aksi ini dipastikan bukan menjadi yang terakhir. Harsya menegaskan bahwa X-Tion Peduli diproyeksikan sebagai gerakan jangka panjang dengan format aksi yang lebih variatif di masa mendatang. 

Ke depan, program tidak hanya terbatas pada pembagian sembako. Beberapa rencana telah digodok, mulai dari menyambangi dan membantu panti asuhan, mengabdi dengan mengajar di sekolah-sekolah kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), hingga membuat gerakan melariskan dagangan UMKM lokal yang ada di sekitar mereka. 

"Yang pasti, X-Tion Peduli akan terus ada dan konsisten kami lakukan," pungkas Harsya optimistis. 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru