Yayasan Pastikan IPAL Terawat

Keluhan Bau Limbah Dapur MBG SPPG Tumenggungbaru Ditindaklanjuti

Reporter : Sunardi
IPAL Dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tumenggungbaru. (FT/Ardi).

LAMONGAN | harianduta.id  - Keluhan warga terkait dugaan bau limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tumenggungbaru langsung ditindaklanjuti pihak pengelola bersama Yayasan Ponpes Darusalam.

Perwakilan Yayasan Ponpes Darusalam, Kyai Abdul Chamid, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memberikan klarifikasi terkait kondisi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dapur SPPG.

Kyai Chamid mengatakan, IPAL dapur SPPG Tumenggungbaru selama ini dilakukan pemeliharaan secara rutin. Menurutnya, hingga kini pihak pengelola juga belum menerima komplain resmi dari masyarakat melalui perangkat lingkungan setempat.

“Maaf, sebelumnya kita sudah lakukan pemeliharaan IPAL secara rutin. Sejauh ini belum ada komplain resmi dari masyarakat, khususnya lewat RT/RW,” ujar Kyai Chamid, Senin (17/8/2026).

Dari hasil pengecekan di saluran sebelah selatan dapur, pihaknya tidak menemukan bau menyengat. Kondisi saluran juga relatif bersih dan tidak terdapat sampah. “Kondisinya relatif bersih dan tidak ada sampah,” tegasnya.

Sementara pada saluran sebelah utara, ditemukan kondisi saluran yang kotor akibat tersumbat ranting dan sampah. Tidak adanya aliran air membuat muncul bau yang menurut pihak yayasan menyerupai bau got.

“Tidak ada aliran air, muncul bau seperti bau got pada umumnya. Bukan bau limbah dapur,” jelasnya.

Meski demikian, pihak yayasan menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Setiap keluhan warga akan menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti.

“Masukan warga tetap kami tindak lanjut sesuai keluhan,” tambah Kyai Chamid.

Ia menjelaskan, fasilitas IPAL SPPG Tumenggungbaru telah dilengkapi sejumlah tahapan pengolahan, mulai dari grease trap, bak ekualisasi, biofilter anaerob, reaktor aerob, sedimentasi, filtrasi hingga disinfeksi.

Selain memiliki kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan dapur, sistem IPAL juga dilengkapi ventilasi gas dan dilakukan pengujian baku mutu secara berkala.

Sebelumnya, warga mengeluhkan dugaan limbah cair berwarna hitam dan bau menyengat yang berasal dari dapur MBG SPPG Tumenggungbaru di depan KUD, Jalan Pahlawan.

Setelah dilakukan pengecekan bersama, pihak SPPG Tumenggungbaru dan Yayasan Ponpes Darusalam menyatakan telah menindaklanjuti serta memenuhi tuntutan warga.

Masyarakat pun menerima langkah tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memastikan pengelolaan limbah dapur berjalan sesuai standar dan ketentuan baku mutu. ard

Editor : Imam Ghozali

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru