Panggung Seni dan Bazar Warnai Muktamar NU ke-35, Alma Titip Harapan

Reporter : Abd Aziz
Alma Esbeye di Muktamar ke-35 NU

JOMBANG I harianduta.id – Di luar ruang persidangan, Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menghadirkan wajah lain melalui Panggung Seni dan Bazar Expo. Ruang tersebut menjadi titik perjumpaan informal bagi warga Nahdliyin di tengah padatnya agenda permusyawaratan organisasi.

Pengunjung dapat menikmati beragam pertunjukan musik sekaligus mengunjungi stan-stan yang meramaikan kawasan Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Penampilan Esbeye Gambus menjadi salah satu pengisi yang menghidupkan suasana. Lantunan selawat dan musik religi membuat panggung seni tak sekadar menjadi ruang hiburan, tetapi juga menjadi wadah ekspresi keagamaan dan kebersamaan warga Nahdliyin.

Kehadiran Panggung Seni dan Bazar Expo sekaligus menunjukkan bahwa Muktamar NU tidak hanya berlangsung dalam ruang organisasi. Di sela agenda persidangan, terjadi interaksi sosial dan budaya, sekaligus aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat.

Salah satu yang turut meramaikan panggung adalah Alma. Penyanyi kelahiran Jakarta tersebut tidak hanya tampil menghibur pengunjung, tetapi juga menyampaikan harapan untuk perjalanan NU setelah Muktamar ke-35.

Alma berharap seluruh rangkaian permusyawaratan organisasi dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik yang membawa kemaslahatan bagi jam'iyah maupun masyarakat.

"Alma doakan semoga Muktamar NU ke-35 ini berjalan lancar dan sukses dalam rida Allah Subhanahu wa Ta'ala," tuturnya.

Ia juga berharap kepengurusan NU yang nantinya terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa organisasi semakin maju.

"Semoga nantinya yang terpilih menjadi pilihan yang terbaik, membawa manfaat, membawa keberkahan dan kesuksesan, serta tentunya bisa selalu amanah dan bertanggung jawab," katanya.

Harapan tersebut menjadi bagian kecil dari suara yang mengiringi perjalanan Muktamar NU ke-35. Jika ruang persidangan menjadi tempat menentukan arah organisasi, Panggung Seni dan Bazar Expo menghadirkan ruang berbeda untuk merawat kebersamaan.

Di tempat itu, warga Nahdliyin tidak hanya menyaksikan pertunjukan dan berbelanja, tetapi juga bertemu, berinteraksi, serta menikmati suasana Muktamar dalam balutan seni, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru