Inovasi Mahasiswa Akuakultur Unesa

Olah Lele Hasil Budidaya Bioflok untuk Promosikan Diversifikasi Pangan

author Endang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budidaya lele bioflok yang diolah menjadi makanan oleh mahasiswa akuakultur Unesa. FOTO/ist
Budidaya lele bioflok yang diolah menjadi makanan oleh mahasiswa akuakultur Unesa. FOTO/ist

i

SURABAYA | harianduta.id —Mahasiswa Program Studi S-1 Akuakultur, Fakultas Ketahanan Pangan (FKP), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengolah lele hasil budidaya Bioflok.

Kegiatan  ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Dasar-Dasar Akuakultur yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktik langsung kepada mahasiswa.

Melalui pembelajaran berbasis team project, mahasiswa terlibat dalam seluruh tahapan budidaya, mulai dari pembenihan, pembesaran ikan, pengelolaan kualitas air, hingga pemantauan kesehatan ikan.

Dalam praktiknya, mahasiswa menerapkan sistem bioflok, yaitu teknologi budidaya yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk mengurai sisa pakan dan kotoran ikan menjadi flok yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber nutrisi.

Metode ini dinilai lebih efisien dalam menjaga kualitas air, mengurangi pergantian air kolam, serta mendukung budidaya ikan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Koordinator Program Studi S-1 Akuakultur Unesa, Reni Ambarwati, menjelaskan bahwa panen simbolis menjadi penanda keberhasilan mahasiswa dalam menjalankan proses budidaya yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

“Budidaya lele dengan teknik bioflok ini merupakan bentuk implementasi langsung dari materi yang dipelajari mahasiswa di kelas. Mereka belajar mulai dari pembenihan, pembesaran ikan, menjaga kualitas air, hingga memantau kesehatan ikan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya menunjukkan capaian produksi, tetapi juga mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu, membangun kerja sama tim, serta menyelesaikan berbagai tantangan selama proses pemeliharaan.

Setelah panen simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran yang dikemas secara unik melalui penyajian tumpeng berbahan dasar lele. Konsep tersebut dipilih sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pengenalan inovasi pangan berbasis sumber daya perairan atau yang dikenal sebagai pangan biru (blue food).

Pakar Biosistemika Organisme Perairan itu mengatakan bahwa proses budidaya ikan membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi. Mahasiswa harus secara rutin memberikan pakan, mengecek kualitas air, serta memastikan ikan terbebas dari penyakit maupun serangan parasit.

“Melalui tasyakuran ini kami ingin mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang telah melalui proses panjang dengan penuh komitmen. Memelihara ikan bukan pekerjaan yang mudah karena membutuhkan konsistensi dan kerja tim yang kuat. Alhamdulillah, mahasiswa mampu melewati seluruh tahapan tersebut hingga menghasilkan panen yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan tumpeng lele juga menjadi upaya untuk memperkenalkan diversifikasi pangan kepada masyarakat. Selama ini lele lebih dikenal sebagai menu konsumsi harian, padahal dapat diolah menjadi berbagai sajian yang menarik dan bernilai gizi tinggi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lele dapat diolah menjadi hidangan yang kreatif, termasuk menjadi tumpeng. Ini sekaligus menjadi bentuk promosi keberagaman pangan berbasis sumber protein perairan. Kami berharap masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan dan hewan akuatik lainnya sebagai sumber protein yang baik bagi kesehatan,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap keterampilan budidaya dan pengolahan hasil perikanan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan sekaligus menciptakan peluang usaha yang bernilai ekonomi. 

Berita Terbaru

Penyaluran 7.542 Ton Beras di Kediri Dipantau Menko Pangan

Penyaluran 7.542 Ton Beras di Kediri Dipantau Menko Pangan

Kamis, 10 Sep 2026 19:51 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 19:51 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disalurkan Pemerintah bersama Perum BULOG. Sebanyak  …

MONDIAL Gala: The World She Reigns Upon dalam Balutan Jewelry, Art, Fashion, dan Luxury Exper

MONDIAL Gala: The World She Reigns Upon dalam Balutan Jewelry, Art, Fashion, dan Luxury Exper

Kamis, 10 Sep 2026 18:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:53 WIB

MAGELANG  | harianduta.id - Memasuki perjalanan ke-47 tahun, MONDIAL menghadirkan The Anniversary Curated Escape bertemakan The World She Reigns Upon, sebuah …

"Asyik Menuju Puncak" zona Kediri Raya Dibuka

"Asyik Menuju Puncak" zona Kediri Raya Dibuka

Kamis, 10 Sep 2026 18:30 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:30 WIB

* Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, KEDIRI|harianduta.id- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turut serta dalam pembukaan Bahlil Minisoccer U-17…

Arummi Hadirkan Pengalaman Rasa Berbeda Lewat Susu Kacang Mede (Cashew Milk)

Arummi Hadirkan Pengalaman Rasa Berbeda Lewat Susu Kacang Mede (Cashew Milk)

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

JAKARTA | harianduta.id  - Pilihan susu plant-based yang kini semakin beragam memberikan lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk menemukan produk yang sesuai …

Bawa Dua Produk Terbaru untuk Pertama Kalinya ke Surabaya

Bawa Dua Produk Terbaru untuk Pertama Kalinya ke Surabaya

Kamis, 10 Sep 2026 16:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 16:42 WIB

JAKARTA | harianduta.id  - PT Coway International Indonesia, “Best Life Solution Company” dan perusahaan pemurni air dan udara asal Korea Selatan, akan hadir da…

Moorlife Gelar Donor Darah Nasional di 30 Titik Lokasi

Moorlife Gelar Donor Darah Nasional di 30 Titik Lokasi

Kamis, 10 Sep 2026 15:14 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:14 WIB

SURABAYA | harianduta.id - Bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kembali diwujudkan secara nyata oleh Moorlife melalui kegiatan “Moorlife Berbagi Kasih: Satu …