Pemkot Mojokerto

Ning Ita Targetkan Nol AKI, Waspadai AKB

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ning Ita saat membuka kegiatan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas, di Sunrise Hotel, Rabu (8/7). DUTA/YUSUF W
Ning Ita saat membuka kegiatan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas, di Sunrise Hotel, Rabu (8/7). DUTA/YUSUF W

i

MOJOKERTO | harianduta.id - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menargetkan angka kematian ibu (AKI) di Kota Mojokerto tetap berada di angka nol hingga akhir tahun. Di sisi lain, ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mewaspadai angka kematian bayi (AKB).

Hal itu disampaikan Ning Ita, sapaan akrab wali kota saat membuka kegiatan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas, di Sunrise Hotel, Rabu (8/7).

Menurutnya, meski Kota Mojokerto berhasil meraih apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena mencatatkan nol kasus kematian ibu pada semester I 2026, capaian tersebut harus terus dipertahankan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kematian bayi.

"Satu saja ibu atau bayi meninggal di Kota Mojokerto, persentasenya langsung tinggi karena jumlah penduduk kita kecil. Karena itu kita harus menjaga agar jangan sampai ada yang meninggal dengan mengenali tanda-tanda bahaya sedini mungkin. Jangan sampai terlambat, dan jangan sampai abai," tegas Ning Ita.

Ia menjelaskan, karakteristik Kota Mojokerto yang memiliki jumlah penduduk relatif sedikit membuat satu kasus kematian ibu maupun bayi langsung berdampak signifikan terhadap persentase indikator kesehatan daerah. Karena itu, seluruh tenaga kesehatan diminta memperkuat deteksi dini, edukasi kepada ibu hamil dan calon ibu, serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar.

"Semester I tahun ini angka kematian ibu kita nol dan patut diapresiasi. Namun, angka kematian bayi harus menjadi kewaspadaan bersama. Edukasi kepada para ibu dan calon ibu harus semakin kita gencarkan agar tidak ada penambahan kasus hingga akhir tahun," tuturnya.

Ning Ita menegaskan, keberhasilan menekan AKI dan AKB tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dibutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah, rumah sakit pemerintah dan swasta, organisasi profesi, Tim Penggerak PKK, Baznas, hingga Forum CSR agar seluruh program berjalan lebih efektif.

"Dengan segala keterbatasan yang kita miliki, kita tetap bisa mengikhtiarkan hasil yang maksimal melalui kolaborasi dan sinergi. Bekerja bersama akan menghasilkan capaian yang lebih optimal dibandingkan bekerja sendiri," tambahnya.ywd

Berita Terbaru

PKB Gresik Komitmen Berkhidmah ke NU dan Masyarakat Luas

PKB Gresik Komitmen Berkhidmah ke NU dan Masyarakat Luas

Rabu, 08 Jul 2026 21:03 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 21:03 WIB

  GRESIK, harianduta.id– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai politik (parpol) yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) akan terus menjadikan or…

Respon Cepat Hotline 110 Polresta Sidoarjo, Temukan Anak Terpisah dari Orang Tuanya

Respon Cepat Hotline 110 Polresta Sidoarjo, Temukan Anak Terpisah dari Orang Tuanya

Rabu, 08 Jul 2026 20:59 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 20:59 WIB

SIDOARJO, harianduta.id – Seorang bocah laki-laki yang sempat terpisah dari orang tuanya di Kelurahan Kemasan, Kecamatan Krian,  berhasil ditemukan dan di…

BFI Finance Hadir di Surabaya Printing Expo 2026

BFI Finance Hadir di Surabaya Printing Expo 2026

Rabu, 08 Jul 2026 20:59 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 20:59 WIB

Pertumbuhan industri percetakan di Indonesia secara konsisten terus menunjukkan prospek yang menjanjikan. …

Belum Ada LTelat Banyak Pajak Kendaraan Masih Bisa Beli BBM Subsidi

Belum Ada LTelat Banyak Pajak Kendaraan Masih Bisa Beli BBM Subsidi

Rabu, 08 Jul 2026 20:42 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 20:42 WIB

Di beberapa provinsi, ada larangan telat bayar pajak, tidak boleh membeli BBM subsidi. …

Tercatat hingga Juni 2026,OJK Tuntaskan 184 Perkara

Tercatat hingga Juni 2026,OJK Tuntaskan 184 Perkara

Rabu, 08 Jul 2026 17:51 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 17:51 WIB

JAKARTA|harianduta.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum di sektor jasa keuangan. Hingga 30 Juni 2026, Penyidik OJK telah…

Buka "KAI Schooliday 2026", Warnai Libur Sekolah

Buka "KAI Schooliday 2026", Warnai Libur Sekolah

Rabu, 08 Jul 2026 17:39 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 17:39 WIB

KEDIRI|harianduta.id-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi membuka program tahunan "KAI Schooliday 2026" untuk menyemarakkan libur…