Jelang Wajib Halal 2026

Tel-U Surabaya Dampingi UMK K-Soya Urus Sertifikasi dan Percantik Kemasan Produk

Reporter : Imam Ghozali
Tim dosen dan mahasiswa S1 Teknik Industri Tel-U Surabaya memberikan sosialisasi dan pendampingan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) kepada UD. Kauman Jaya. (dok/harianduta.id)

SURABAYA | harianduta.id - Universitas Telkom (Tel-U) Kampus Surabaya kembali menunjukkan komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas). Pada Jumat (22/5/2026) lalu, tim dosen dan mahasiswa S1 Teknik Industri Tel-U Surabaya turun langsung memberikan sosialisasi dan pendampingan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) kepada UD. Kauman Jaya, sebuah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang berlokasi di Jl. Tenggilis Kauman Gg. Buntu 27 No. 10, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya.

 Kegiatan ini secara khusus dirancang untuk membantu UMK dalam proses pengajuan sertifikasi halal melalui skema self declare SEHATI. Langkah strategis ini diambil guna merespons aturan pemerintah yang mewajibkan seluruh produk makanan dan minuman bersertifikat halal dengan batas waktu 18 Oktober 2026.

Program pengabdian ini dipimpin Dr. Benazir Imam Arif Muttaqin, S.T., M.T., dengan melibatkan dua anggota dosen, yakni Laila Putri Faradilah, S.T., M.T. dan Paramaditya Arismawati, S.T., M.T. Guna memberikan pengalaman praktik nyata di lapangan, kegiatan ini juga turut mengandalkan peran aktif mahasiswa, yaitu Maria Faulina Putri Tanasa, Diah Ayu Styaningrum, Aisyah Dewi, dan Lathifa Puteri Asy'ari.

Dalam pelaksanaannya, tim Abdimas Tel-U Surabaya membantu UD. Kauman Jaya mengatasi berbagai tantangan teknis, mulai dari pendaftaran akun di sistem SIHALAL, identifikasi titik kritis kehalalan pada bahan dan peralatan, hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi.

Ketua Pelaksana, Dr. Benazir Imam Arif Muttaqin, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar memenuhi tuntutan regulasi, melainkan upaya konkret untuk menaikkan kelas UMK lokal.

“Kami melihat bahwa UD. Kauman Jaya yang berfokus pada produksi tempe, susu kedelai, dan olahan turunannya memiliki fondasi dan potensi bisnis yang sangat kuat di masyarakat. Dengan adanya pendampingan pembuatan Manual SJPH dan pengurusan sertifikat halal ini, kami berharap produk mereka memiliki daya saing yang lebih tinggi, memperluas jangkauan pasar, dan tentunya meningkatkan kepercayaan konsumen muslim,” ujar Dr. Benazir.

Lebih dari sekadar aspek legalitas, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam program ini juga menyentuh aspek komersial produk. Tim turut berinovasi dalam membantu penyempurnaan desain label kemasan universal untuk lini produk susu kedelai bermerek "K-Soya" milik UD. Kauman Jaya. Desain ini dibuat secara efisien menggunakan sistem checklist manual yang mencakup berbagai varian rasa seperti Original, Pandan, Cokelat, Stroberi, Vanila, hingga Matcha, sehingga proses produksi dan pengemasan menjadi lebih praktis.

Pemilik UD. Kauman Jaya, Bapak Moch. Fauzi, menyambut antusias program pendampingan dari Tel-U Surabaya ini. Selama ini, keterbatasan informasi menjadi kendala utama usahanya dalam mengurus sertifikasi halal.

 “Jujur, sebelumnya kami merasa bingung harus mulai dari mana untuk mengurus sertifikat halal, apalagi katanya tahun 2026 sudah wajib. Kehadiran Bapak, Ibu Dosen, dan adik-adik mahasiswa dari Telkom University ini sangat membantu kami. Mulai dari pengecekan bahan, sistem produksinya, sampai urusan kemasan K-Soya juga dibantu dirapikan. Kami jadi lebih tenang dan semangat untuk berjualan,” ungkap Moch. Fauzi.

Program pendampingan ini akan terus dikawal oleh tim Abdimas hingga dokumen ajuan terverifikasi dan sertifikat halal resmi diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Melalui kolaborasi lintas sektor dan penerapan keilmuan Teknik Industri ini, Universitas Telkom Surabaya berharap dapat terus menciptakan ekosistem halal yang berkelanjutan serta mendorong kemandirian ekonomi para pelaku UMK di Jawa Timur. Imm

 

Editor : Imam Ghozali

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru