AirNav Indonesia

Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Pengembangan Kerupuk Payus Berkah Lestari

Reporter : Imam Ghozali

SIDOARJO | harianduta.id  - AirNav Indonesia terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), salah satunya melalui pengembangan potensi usaha masyarakat pesisir. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Serah Terima Peralatan Produksi sekaligus Launching Produk Kerupuk Payus Berkah Lestari bersama Poklahsar Berkah Lestari di Banjar Kemuning, Sidoarjo, Senin (10/8).

Kegiatan tersebut dihadiri General Manager AirNav Indonesia Cabang Surabaya, Kepala Bidang Pengolahan Dinas Perikanan, Pemerintah Desa Banjar Kemuning, Penyuluh perikanan serta anggota Poklahsar Berkah Lestari. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pengembangan kelompok, khususnya dalam mengoptimalkan hasil perikanan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Dalam kegiatan tersebut, AirNav Indonesia secara simbolis menyerahkan dukungan peralatan produksi kepada Poklahsar Berkah Lestari. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu kelompok meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi, sekaligus mendukung konsistensi kualitas produk yang dihasilkan.

“Kami berharap dukungan yang diberikan tidak berhenti pada penyerahan peralatan saja, tetapi dapat benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usaha kelompok. Potensi hasil tangkapan nelayan lokal sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Peralatan yang diberikan hari ini adalah salah satu bentuk dukungan untuk membantu kelompok melangkah lebih jauh. Keberhasilan program tentunya akan sangat ditentukan oleh semangat kelompok untuk terus belajar dan mengembangkan pasar” ujar Rosedi.

Pengembangan Kerupuk Payus Berkah Lestari berangkat dari potensi masyarakat pesisir yang memiliki akses terhadap hasil tangkapan ikan lokal. Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui proses pengolahan menjadi produk pangan yang memiliki identitas dan peluang pasar yang lebih luas. Dalam prosesnya, Poklahsar Berkah Lestari mendapatkan pendampingan dalam berbagai aspek, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas produksi, pengembangan kualitas produk, pengemasan dan branding, hingga penguatan pemasaran.

Kepala bidang Pengolahan Dinas Perikanan, Dika Gunawan S.Pi, M.Si menyampaikan bahwa pengolahan hasil perikanan menjadi produk siap jual merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan masyarakat.

“Potensi perikanan yang dimiliki masyarakat pesisir sangat besar. Dengan adanya pengolahan seperti Kerupuk Payus Berkah Lestari, hasil perikanan tidak hanya memiliki nilai sebagai bahan baku, tetapi dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar ketika diolah menjadi produk,” ungkap Dika.

Menurutnya, keberlanjutan usaha menjadi hal yang tidak kalah penting setelah produk diluncurkan. Kelompok diharapkan mampu menjaga kualitas produk, meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus memperluas akses pemasaran agar manfaat ekonomi dari usaha tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Serah terima peralatan produksi kemudian dilanjutkan dengan launching Kerupuk Payus Berkah Lestari. Kedua prosesi tersebut menjadi satu rangkaian simbolis yang menggambarkan dukungan terhadap kesiapan kelompok dalam mengembangkan usaha, sekaligus menandai diperkenalkannya produk kepada masyarakat dan pasar yang lebih luas. Ketua Poklahsar Berkah Lestari, Aminayah, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan kepada kelompok.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kelompok kami. Dengan adanya peralatan ini, kami berharap proses produksi bisa menjadi lebih mudah dan kapasitas serta kualitas produksi kami juga bisa meningkat. Kami juga berharap Kerupuk Payus Berkah Lestari bisa semakin dikenal dan memiliki lebih banyak pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses pendampingan juga memberikan pengalaman baru bagi anggota kelompok, terutama dalam memahami bahwa pengembangan usaha tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memproduksi, tetapi juga mencakup kualitas, kemasan, branding, dan pemasaran.

Dukungan terhadap Poklahsar Berkah Lestari juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Banjar Kemuning. H. M Zainul Abidin menyampaikan bahwa program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi yang telah dimiliki menjadi kegiatan usaha yang lebih produktif.

“Kami sangat berterima kasih kepada AirNav karena tidak ada bosannya memberikan pendampingan dan bimbingan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kami, dengan adanya program ini masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Harapan kami, Poklahsar Berkah Lestari dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam mengolah potensi lokal menjadi usaha yang produktif,” ungkapnya.

Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, pemerintah desa, penyuluh perikanan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kelompok. Melalui sinergi tersebut, dukungan yang diberikan diharapkan tidak hanya menghasilkan sebuah produk, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu menjalankan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Launching Produk Kerupuk Payus Berkah Lestari menjadi awal bagi kelompok untuk memasuki tahap pengembangan usaha yang lebih luas. Ke depan, Poklahsar Berkah Lestari diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, memperkuat pemasaran, serta mengembangkan jaringan pasar sehingga produk dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok maupun masyarakat sekitar. Imm

 

Editor : Imam Ghozali

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru