Muhammadiyah Siagakan Logistik dan Medis untuk Muktamar NU

Reporter : Abd Aziz
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq

JOMBANG I harianduta.id — Solidaritas antarorganisasi keagamaan kembali ditunjukkan Muhammadiyah. Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Muhammadiyah menyiapkan dukungan logistik, layanan kesehatan, hingga personel keamanan.

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026. Dukungan Muhammadiyah tersebut disiapkan untuk membantu melayani ribuan muktamirin, peninjau, dan warga muhibbin yang datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Di sektor logistik, Muhammadiyah mendirikan posko kuliner bergerak yang menyediakan makanan dan minuman secara cuma-cuma. Setidaknya 10.000 porsi bakso serta 10.000 porsi kopi dan telur hangat disiapkan untuk para peserta dan pengunjung Muktamar.

Sementara di sektor kesehatan, Muhammadiyah menerjunkan sejumlah armada ambulans yang dilengkapi tenaga medis lapangan. Tim kesehatan tersebut akan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan medis darurat selama rangkaian Muktamar berlangsung.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, Muhammadiyah memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi, serta kopi dan telur 10.000 porsi. Kehadiran bantuan logistik dan medis ini menjadi sumbangsih sangat berharga serta bentuk solidaritas bersama,” ujar Gus Rozaq di Kantor Yayasan PPBU.

Menurut Gus Rozaq, dukungan dari berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, dan instansi pemerintah turut memperkuat kesiapan pelaksanaan Muktamar. Hingga kini, persiapan secara keseluruhan disebut telah mencapai sekitar 80 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir.

Solidaritas Muhammadiyah juga diwujudkan melalui dukungan personel keamanan. Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dipastikan ikut terlibat dalam pengamanan Muktamar ke-35 NU.

Gus Rozaq menilai keterlibatan Kokam menjadi bagian penting dari sinergi antarorganisasi kemasyarakatan Islam dalam memastikan perhelatan akbar tersebut berjalan aman dan tertib.

“Keamanan kita libatkan dari kepolisian, TNI, juga ada dari Banser, keamanan pondok. Dan kemarin juga ada bantuan dari Kokam dari Muhammadiyah itu ada 100 sampai 200 personel. Kemarin datang ke sini, siap support untuk pengamanan,” ujar Gus Rozaq.

Berdasarkan data pemetaan pengamanan per 18 Agustus 2026, personel Kokam Muhammadiyah akan disiagakan untuk mendukung penjagaan di area zonasi luar atau sektor Ring 3. Posisi tersebut melengkapi pola pengamanan terpadu yang melibatkan Tim Khusus SIGAP 9, Banser, Pagar Nusa, TNI, dan Kepolisian.

Keterlibatan Muhammadiyah dalam mendukung Muktamar ke-35 NU menunjukkan bahwa perbedaan tradisi dan organisasi tidak menghalangi terbangunnya kerja sama dalam kepentingan yang lebih luas. Dukungan logistik, kesehatan, hingga keamanan menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan saling menjaga antarormas Islam.

Di tengah persiapan menuju pelaksanaan Muktamar, sinergi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa gelaran besar NU di Tambakberas bukan hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan elemen umat Islam.

Gus Rozaq menegaskan, selain pemantapan koordinasi pengamanan lintas unsur, kesiapan fisik lokasi Muktamar di Tambakberas saat ini secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 80 persen. Berbagai pekerjaan terus dikebut untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan selama pelaksanaan Muktamar pada 27–31 Agustus 2026.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru