Keyakinan Konsumen Jawa Timur terhadap Perekonomian Tetap Kuat

author Endang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat antre membeli susu segar Ganesha di Alun-alun Kota Batu, Selasa (16/6/2026). FOTO/ist
Masyarakat antre membeli susu segar Ganesha di Alun-alun Kota Batu, Selasa (16/6/2026). FOTO/ist

i

SURABAYA | harianduta.id - Survei Konsumen Bank Indonesia di Provinsi Jawa Timur pada Mei 2026 mengindikasikan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi Jawa Timur yang tetap kuat.

Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 122,6 (indeks >100). Kondisi ini sejalan dengan IKK nasional yang juga berada pada zona optimis, sebesar 120,9

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim mengatakan keyakinan konsumen yang tetap kuat didukung oleh persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini. "Juga ekspektasi terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang," katanya.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing-masing tercatat sebesar 116,2 dan 129,0, meskipun lebih rendah dari level bulan sebelumnya, masing-masing sebesar 120,9 dan 131,5.

Kondisi IKE pada bulan Mei 2026 ditopang oleh optimisme pada seluruh komponen penyusunnyayaitu Indeks Penghasilan Saat Ini, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama yang mengindikasikan tingkat pendapatan yang baik, peluang kerja yang tetap tersedia, serta aktivitas konsumsi barang tahan lama yang tetap terjaga.

Di sisi lain, level IEK yang tetap terjaga didukung oleh tetap kuatnya ketiga komponen penyusunnya. Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha, Indeks Ekspektasi Penghasilan, dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja yang solid mencerminkan bahwa prospek aktivitas usaha, peningkatan pendapatan, dan peluang kerja ke depan masih diprakirakan tetap baik.

Namun, dinamika ekonomi global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah, tetap perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi optimisme konsumen. Secara spasial, seluruh kota/kabupaten pantauan di Jawa Timur (Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember) mencatatkan keyakinan konsumen yang juga tetap kuat seiring level IKE dan IEK.

Dari sisi keuangan rumah tangga, pengelolaan keuangan masyarakat Jawa Timur untuk konsumsi pada Mei 2026 masih dengan porsi terbesar (pangsa 70,1%). Selanjutnya, proporsi pembayaran cicilan dan porsi tabungan masing-masing sebesar 11,7�n 18,1%.

Berita Terbaru

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026 

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026 

Sabtu, 01 Agu 2026 14:06 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 14:06 WIB

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi diturunkan mulai 1 Agustus 2026.  …

Unusa Jalin Kemitraan Strategis dengan Kampus Informatika Jepang 

Unusa Jalin Kemitraan Strategis dengan Kampus Informatika Jepang 

Sabtu, 01 Agu 2026 12:41 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 12:41 WIB

SURABAYA | harianduta.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa)  mendatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan kampus luar negeri.…

Capaian Penerimaan Pajak di DJP Jatim I Tembus 51 Persen

Capaian Penerimaan Pajak di DJP Jatim I Tembus 51 Persen

Sabtu, 01 Agu 2026 09:00 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 09:00 WIB

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I (Kanwil DJP Jatim I) hingga saat ini telah menghasilkan penerimaan sebesar Rp 56,3 triliun.  …

Bongkar dan Hentikan Usaha Snapboost

Bongkar dan Hentikan Usaha Snapboost

Sabtu, 01 Agu 2026 08:38 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 08:38 WIB

KEDIRI| harianduta.id- Kegiatan usaha yang diduga melakukan penipuan bernama Snapboost dihentikan  Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas …

Mbak Wali :  Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Humanis

Mbak Wali :  Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Humanis

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

KEDIRII|harianduta.id- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Evaluasi Penegakan Perda dan Perkada, serta Tasyakuran Pindah Kantor Mako Satpol PP.…

BPJPH : Wajib Halal Harus Diterapkan Oktober 

BPJPH : Wajib Halal Harus Diterapkan Oktober 

Jumat, 31 Jul 2026 10:18 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 10:18 WIB

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI menegaskan pada Oktober 2026, penerapan produk wajib halal harus dilakukan. …