SITUBONDO I harianduta.id - Truk bermuatan serbuk kayu terguling di simpang empat lampu lalu lintas (traffic light) Alun-Alun Kota Situbondo, tepat di depan Pos Lantas 90 Polres Situbondo, Rabu 5 Agustus 2026.
Kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan muatan berserakan di badan jalan hingga sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar alun-alun tersebut.
Tumpahan serbuk kayu menutupi sebagian ruas jalan sehingga petugas harus bergerak cepat melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membersihkan lokasi agar kendaraan dapat kembali melintas dengan aman dan lancar.
Puluhan personel Satlantas Polres Situbondo diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi truk yang menggunakan alat berat karena posisi kendaraan melintang di badan jalan dan mengganggu arus kendaraan dari berbagai arah.
Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, memimpin langsung proses evakuasi tersebut. "Percepatan penanganan dilakukan untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang di kawasan pusat kota," kata AKP Nanang.
Dalam proses evakuasi tersebut, lanjut AKP Nanang, pihaknya mengerahkan personel lalu lintas dan mendatangkan alat berat untuk mempercepat evakuasi kendaraan serta pembersihan material yang tumpah.
"Prioritas kami adalah mengembalikan kelancaran arus lalu lintas dan memastikan keselamatan pengguna jalan," ujar AKP Nanang.
Meski truk mengalami kerusakan akibat terguling, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. "Sopir truk, Moh Hamdan (46), warga Kabupaten Sampang, Madura, bersama seorang penumpangnya hanya mengalami luka lecet ringan," tutur AKP Nanang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, truk bernomor polisi M 8815 G itu melaju dari arah timur menuju barat. Saat berbelok ke arah utara di simpang Alun-Alun Situbondo, kendaraan diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling tepat di depan Pos Lantas.
Hamdan menjelaskan, truk yang dikemudikannya mengangkut serbuk kayu dari Jembrana, Bali, menuju Jombang, Jawa Timur.
"Muatan serbuk kayu ini dari Jembrana, Bali, dan rencananya dikirim ke Jombang. Belum sampai tujuan, truk sudah terguling di Situbondo," kata Hamdam.
Sementara itu, saksi mata bernama Rusdi menduga kecelakaan dipicu kombinasi kondisi jalan yang berlubang dan muatan yang disusun terlalu tinggi.
"Jalannya memang ada yang berlubang. Selain itu, muatan truk juga terlalu tinggi, bahkan lebih dari satu meter di atas bak kendaraan. Mungkin itu yang membuat truk mudah oleng saat berbelok," ujar Rusdi.
Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi kendaraan beserta material yang tumpah. Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Situbondo kembali normal. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Her)
Editor : Imam Ghozali