Wujudkan Kota Kediri yang Mapan Agamis

Pengajian Rutin Gus Zakki, Mbak Wali Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan

Reporter : Arya Budi

KEDIRI|harianduta.id-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pengajian rutin Gus Zakki di Ndalem Ngangeni, Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren, Minggu (2/8/2026). Pengajian tersebut dihadiri ratusan jamaah yang mengikuti tausiah dengan khidmat. Gus Zakki merupakan bagian dari keluarga KH. Douglas Toha Yahya atau yang akrab disapa Gus Lik, Pengasuh Pondok Pesantren Assa'idiyyah Jamsaren Kota Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Zakki turut mendoakan Wali Kota Kediri agar senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, kekuatan, dan amanah dalam memimpin Kota Kediri. Selain itu, beliau juga memanjatkan doa agar setiap langkah pengabdian Mbak Wali selalu diberi kelancaran, serta keberkahan.

Baca juga: 11 ASN di Pemkot Kediri Terima SK Kenaikan Pangkat

Usai mengikuti pengajian, Mbak Wali, sapaan akrab Walikota Kediri, mengungkapkan, kekagumannya terhadap suasana Ndalem Ngangeni yang asri, nyaman, dan sejuk sehingga menghadirkan ketenangan bagi para jamaah. Menurutnya, tempat seperti ini sangat mendukung masyarakat untuk menimba ilmu agama sekaligus mempererat silaturahmi.

Baca juga: Mbak Wali :  Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Humanis

Mbak Wali juga merasa senang melihat antusiasme masyarakat Kota Kediri yang meluangkan waktu untuk mengikuti pengajian. "Saya sangat senang melihat masyarakat bersemangat menghadiri majelis ilmu seperti ini. Semoga pengajian rutin ini semakin meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menambah pengetahuan agama sehingga membawa keberkahan bagi kita semua," ujarnya.

Lebih lanjut, Mbak Wali menegaskan bahwa, kegiatan keagamaan seperti pengajian sejalan dengan visi Kota Kediri yang MAPAN Agamis. Melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan umat,

Baca juga: Mbak Wali :  Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

"DIharapkan nilai-nilai religius terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta Kota Kediri yang semakin harmonis, rukun, dan penuh keberkahan" tutupnya. (bud)

Editor : Imam Ghozali

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru