Gabungan LSM

Geruduk PLN UP3 Soroti Pemadaman Listrik Bergilir

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gabungan LSM saat Audiensi dengan Manajer PLN UP3 Situbondo (Heru/harianduta.id)
Gabungan LSM saat Audiensi dengan Manajer PLN UP3 Situbondo (Heru/harianduta.id)

i

SITUBONDO | harianduta.id - Gabungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mendatangi kantor PLN UP3 Situbondo⁠ untuk menyampaikan protes dan meminta penjelasan terkait sering terjadinya pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini, Selasa 23 Juni 2026.

Kedatangan Gabungan  LSM tersebut dikomandoi Pembina Ganda Sakera Bang Ipoel. Kehadirian gabungan LSM tersebut menyampaikan aspirasi yang dikeluhkan masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso.

Aksi damai tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dampak pemadaman listrik yang dinilai merugikan masyarakat, mulai dari terganggunya aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, hingga usaha kecil dan meneprote

"Akibat pemadaman listrik, sejumlah warga juga mengeluhkan kerusakan peralatan elektronik serta menurunnya produktivitas akibat pasokan listrik yang tidak stabil. Selain itu, pemadan listrik yang terjadi 2 kali dalam satu hari mengakibatkan mata pencarian UMKM juga terganggu," jelas Bang Ipoel dihadapan Manajer PLN UP3 Situbondo.

Tak hanya itu yang disampaikan Bang Ipoel, namun dia juga menanyakan tentang meteran PLN yang usianya sudah renta dan perlu perlu peremajaan. "Kedatangan kami ke PLN, mempertanyakan Blackout hingga Akurasi Meteran Lama," jelasnya.

Bang Ipoel menambahkan bahwa pertemuan ini bukan merupakan aksi demonstrasi, melainkan ruang audiensi untuk menyampaikan keluhan serta menuntut keseimbangan antara kewajiban konsumen dan hak yang harus mereka terima.

"Dalam audiensi ini, ada beberapa isu krusial yang disampaikan oleh gabungan LSM kepada manajer PLN UP3 Situbondo. Diantaranya penyebab Blackout. Kami meminta dan atau menuntut penjelasan transparan mengenai penyebab mati lampu massal yang berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas masyarakat," kata Bang Ipoel.

Rekan-rekan LSM, lanjut Bang Upoel, juga menyoroti tidak adanya pengujian atau tera ulang pada meteran listrik model lama di beberapa wilayah Kabupaten Situbondo. Hal ini diduga memicu lonjakan tagihan yang tidak wajar, di mana ada warga yang mendapati tagihannya membengkak hingga lebih dari Rp90.000, padahal penggunaannya tergolong minim.

​"Rekan - Rekan LSM juga miminta kompensasi untuk pengusaha lokal dampak kerugian yang dialami akibat pemadaman tersebut dan berharap adanya kebijakan kompensasi yang adil," jelas Bang Ipoel.

Melalui audiensi ini, sambung Bang Ipoel, masyarakat mendapatkan beberapa kejelasan dan komitmen dari pihak PLN untuk perbaikan ke depan. PLN meyakinkan masyarakat bahwa ke depannya pasokan listrik akan diupayakan lebih stabil dan tidak akan mengulang insiden pemadaman parah seperti pekan lalu.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Manajer PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto menjelaskan bahwa pemadaman bergilir terjadi akibat gangguan teknis pada salah satu pembangkit listrik besar yang menyebabkan berkurangnya pasokan listrik ke wilayah Situbondo dan Bondowoso.

"Untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan, PLN menerapkan manajemen beban atau pengurangan beban secara terbatas. Tapi, sejak Minggu malam tanggal 21 Juni 2026 lalu, sistem kelistrikan mulai kembali normal setelah pembangkit yang mengalami gangguan berhasil tersinkronisasi ke sistem," jelas Teguh dihadapan sejumlah wartawan.

PLN, lanjut Teguh, memastikan tidak ada lagi pengurangan beban secara bergilir dan petugas tetap siaga untuk mengantisipasi gangguan lanjutan. "Penyebab pemadaman dan kondisi terkini sempat terjadi kendala teknis pada beberapa unit pembangkit yang mengharuskan PLN melakukan manajemen beban (pemadaman bergilir)," jelas Teguh.

​Kondisi kelistrikan saat ini, kata Teguh, sudah berangsur normal karena salah satu dari dua pembangkit yang sempat keluar sistem sudah kembali masuk," pungkas Teguh. (her)

 

Tag :

Berita Terbaru

Bagikan Deviden dan Sepakati Perubahan Susunan Manajemen Perusahaan

Bagikan Deviden dan Sepakati Perubahan Susunan Manajemen Perusahaan

Selasa, 23 Jun 2026 14:05 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:05 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Emiten produsen rokok, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025.…

Kredit Tembus Rp 628,02 Triliun, Intermediasi Perbankan Jatim Masih Stabil

Kredit Tembus Rp 628,02 Triliun, Intermediasi Perbankan Jatim Masih Stabil

Selasa, 23 Jun 2026 09:15 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 09:15 WIB

SURABAYA | harianduta.id - Di tengah gejolak geopolitik global diperlukan adanya kerjasama lintas instansi guna memastikan stabilitas sektor jasa keuangan di…

Ning Ita Ajak Satlinmas Aktif Jaga Kondusivitas

Ning Ita Ajak Satlinmas Aktif Jaga Kondusivitas

Senin, 22 Jun 2026 15:55 WIB

Senin, 22 Jun 2026 15:55 WIB

MOJOKERTO | harianduta.id - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meminta anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) aktif melakukan deteksi dini…

KMN Rekomendasikan KH Muhammad Yusuf Chudlori Maju

KMN Rekomendasikan KH Muhammad Yusuf Chudlori Maju

Senin, 22 Jun 2026 09:37 WIB

Senin, 22 Jun 2026 09:37 WIB

KEDIRI | harianduta.id - Kita Muda Nahdliyin (KMN) mendorong salah satu tokoh muda NU, KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), bersedia maju sebagai Calon…

3 Ribu Peserta Yoga Bersama Anjasmara di Unesa

3 Ribu Peserta Yoga Bersama Anjasmara di Unesa

Senin, 22 Jun 2026 07:38 WIB

Senin, 22 Jun 2026 07:38 WIB

Sebanyak 3 ribu orang berkumpul di Lapangan Rektorat, Unesa Lidah,  Minggu (21/6/2026). …

KAI Daop 7 Gandeng 566 Siswa dan Guru di Madiun dan Kediri

KAI Daop 7 Gandeng 566 Siswa dan Guru di Madiun dan Kediri

Sabtu, 20 Jun 2026 22:45 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 22:45 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan perjalanan kereta api (Perka), PT Kereta Api Indonesia…