Telat Bayar Pajak Kendaraan Masih Bisa Beli BBM Subsidi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SPBU Pertamina menjamin ketersediaan BBM di Jawa Timur. DUTA/ist
SPBU Pertamina menjamin ketersediaan BBM di Jawa Timur. DUTA/ist

i

SURABAYA | harianduta.id - Di beberapa provinsi, ada larangan telat bayar pajak, tidak boleh membeli BBM subsidi. 

Namun di Jawa Timur, PT Pertamina Patra Niaga memastikan belum ada rencana penerapan kebijakan itu. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima pembahasan maupun koordinasi terkait penerapan kebijakan serupa di Jawa Timur.

"Kebijakan tersebut spesifik untuk wilayah NTT. Tujuannya untuk mendukung penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Untuk Jawa Timur sampai saat ini belum ada pembahasan maupun rencana penerapannya," ujar Ahad.

Ia menegaskan masyarakat Jawa Timur tidak perlu khawatir karena belum ada agenda penerapan kebijakan tersebut dalam waktu dekat.

Selain menyinggung kebijakan BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga juga mengungkapkan adanya perubahan pola konsumsi bahan bakar masyarakat setelah penyesuaian harga Pertamax.

Menurut Ahad, rata-rata terjadi peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite sebesar 7-10 persen di wilayah Jawa Timur. Besarnya pergeseran konsumsi tersebut berbeda-beda di setiap daerah, dengan kecenderungan lebih tinggi di kawasan perkotaan yang memiliki kepadatan kendaraan lebih besar.

"Peralihan konsumsi ini sudah kami proyeksikan sebelumnya. Karena itu kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar pasokan tetap aman," katanya.

Ia menjelaskan perpindahan tersebut tidak berarti masyarakat sepenuhnya meninggalkan Pertamax. Sebagian konsumen hanya beralih menggunakan Pertalite sehingga konsumsi Pertamax mengalami penyesuaian.


Data perubahan pola konsumsi tersebut, lanjut Ahad, juga telah disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam perhitungan kebutuhan kuota BBM bersubsidi hingga akhir 2026. Meski demikian, keputusan mengenai besaran kuota tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat karena merupakan bagian dari penugasan kepada Pertamina.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga menyatakan telah siap mendukung penyaluran bahan bakar biodiesel B50 apabila pemerintah resmi menerapkannya.

Ahad mengatakan seluruh terminal BBM di wilayah operasional Pertamina Patra Niaga telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menerima, menyimpan, dan menyalurkan produk tersebut hingga ke SPBU.

"Kami siap menjalankan penugasan pemerintah. Dari sisi infrastruktur distribusi tidak ada kendala. Tinggal menunggu keputusan resmi pemerintah mengenai waktu pelaksanaan maupun penetapan harganya," ujarnya.

B50 merupakan pengembangan dari program biodiesel B40. Perbedaannya terletak pada kandungan biofuel yang berasal dari olahan minyak sawit. Pada B40, kandungan biofuel mencapai 40 persen, sedangkan pada B50 meningkat menjadi 50 persen sehingga porsi energi terbarukan dalam campuran bahan bakar semakin besar.

Meski demikian, Ahad menegaskan aspek pengujian teknis dan kelayakan penggunaan B50 pada kendaraan maupun mesin industri sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara Pertamina Patra Niaga berperan memastikan kesiapan distribusi agar program tersebut dapat berjalan ketika resmi diberlakukan.

"Secara teknis distribusi kami sudah siap. Kami tinggal menunggu penugasan resmi dari pemerintah untuk mulai menyalurkan B50 kepada masyarakat," pungkasnya. 

Berita Terbaru

Bulog Bojonegoro Terus Genjot Distribusi Beras SPHP

Bulog Bojonegoro Terus Genjot Distribusi Beras SPHP

Minggu, 23 Agu 2026 15:22 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 15:22 WIB

LAMONGAN  | harianduta.id - Perum BULOG Cabang Bojonegoro terus mempercepat distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah …

Wadah Kreatif Meracik Parfum Unik Sesuai Karakter

Wadah Kreatif Meracik Parfum Unik Sesuai Karakter

Minggu, 23 Agu 2026 15:15 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYA | duta.co - Arroma berkolaborasi dengan Studio Tujuh Pagi gelar Small Party with Arroma di Studio Tujuh Pagi, Jalan Kaca Piring Nomor 6, Surabaya,…

Hadirkan One Stop Family & Social Wellness Club

Hadirkan One Stop Family & Social Wellness Club

Sabtu, 22 Agu 2026 17:16 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 17:16 WIB

SURABAYA | harianduta.id  - Kesadaran hidup sehat dengan banyak gerak dan olahraga menjadi trend yang berkembang pesat di Kota Besar termasuk Surabaya. Dan …

Bantuan Pangan Tiga Kabupaten Mulai Disalurkan

Bantuan Pangan Tiga Kabupaten Mulai Disalurkan

Jumat, 21 Agu 2026 18:15 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 18:15 WIB

LAMONGAN | harianduta.id - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan bantuan pangan secara bertahap. Bantuan  berupa beras itu disalurkan kepada 640.002 …

Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Pengembangan Kerupuk Payus Berkah Lestari

Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Pengembangan Kerupuk Payus Berkah Lestari

Jumat, 21 Agu 2026 10:48 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 10:48 WIB

SIDOARJO | harianduta.id  - AirNav Indonesia terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), salah …

IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism”

IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism”

Kamis, 20 Agu 2026 15:50 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 15:50 WIB

LAMONGAN - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya menggelar talkshow multimedia bertema “Beyond Journalism” dalam rangkaian HUT ke-28 IJT…