BANYUWANGI | harianduta.id - Upaya penguatan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah terus digencarkan. Rumah Zakat bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sekaligus Penyaluran Bantuan Rambu Jalur Evakuasi di SMP Unggulan Roudlotussalam, Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan ini merupakan Program Local Hero yang bertujuan untuk memitigasi bencana dari tingkat Sekolah. Hal ini juga menjadi komitmen Rumah Zakat dalam mendukung pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Sebanyak 5 komunitas di Banyuwangi turut bersinergi dalam program ini.
Mulai dari Rumah Zakat, MDMC Banyuwangi, Senkom Banyuwangi, Ndalung Volunteer dan Relawan Individu. Dengan total relawan yang terlibat sebanyak 6 personil dengan 3 Fasilitator SPAB.
Acara diawali dengan sosialisasi jenis bencana dan evakuasi mandiri kepada siswa-siswi. Kemudian, sosialisasi SPAB dan Pembentukan Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBS) kepada guru dan tenaga kependidikan. Dilanjutkan dengan simulasi evakuasi bencana gempabumi kepada seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Dalam kesempatan yang sama, Rumah Zakat juga menyalurkan bantuan berupa 10 papan rambu jalur evakuasi dan titik kumpul yang dipasang di titik-titik strategis sekolah. Rambu ini diharapkan menjadi penunjuk arah yang jelas bagi warga sekolah saat terjadi gempabumi atau bencana lainnya.
Ketua FPRB Banyuwangi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Kami berterima kasih kepada Rumah Zakat yang telah mendukung penuh pembentukan SPAB dan penyediaan rambu. Ini langkah nyata membangun Banyuwangi yang tangguh bencana dari tingkat sekolah,” kata Mahbub Junaidi, S. Sos., M.M.
Kepala SMP Unggulan Roudlotussalam, Ibu Mufti, S.Pd. menyambut baik kegiatan tersebut. Pihak sekolah berkomitmen untuk mengaktifkan Tim Siaga Bencana Sekolah dan melakukan simulasi secara rutin agar budaya siaga bencana tertanam pada siswa.
Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat dan FPRB Banyuwangi berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Banyuwangi. imm
Editor : Imam Ghozali