KEDIRI|harianduta.id-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Pasar Rakyat Kota Kediri tahun 2026, Sabtu (08/08/2026). Acara berlangsung di GOR Jayabaya mulai tanggal 08-15 Agustus 2026. Pasar Rakyat Kota Kediri 2026 ini menghadirkan sekitar 170 stand.
"Pasar Rakyat ini bukan hanya tempat kita untuk berbelanja atau berjualan. Tetapi diharapkan bisa menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat UMKM dan menjadi lapangan usaha bagi masyarakat Kota Kediri," ujarnya.
Mbak Wali, sapaan akrab Walikota Kediri, terkesan dengan Pasar Rakyat Kota Kediri ini. Banyak sekali produk-produk lokal Kota Kediri yang memiliki kualitas baik. Ada pula stand yang menghadirkan makanan tradisional yang saat ini susah ditemui. Dimana ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan makanan tradisional kepada anak-anak muda.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Pasar Rakyat Kota Kediri. Luar biasa sekali acaranya. Dari ujung ke ujung produk-produk Kota Kediri dipamerkan," ungkapnya.
Wali kota termuda ini menjelaskan Pasar Rakyat Kota Kediri ini menjadi salah satu upaya memfasilitasi UMKM agar semakin dikenal luas. Baik oleh masyarakat Kota Kediri maupun daerah sekitarnya. Diharapkan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan pelaku UMKM.
"Kualitas produk ini harus terus dijaga agar konsumen ini percata dan ingi terus kembali. Sehingga ini penting untuk diperhatikan. Saya harap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan pertumbuhan ekonomi Kota Kediri meningkat," jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Mbak Wali juga mengingatkan, kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Serta memperhatikan anak-anak agar tidak terlepas dari pengawasan orang tua.
Pasar Rakyat ini menghadirkan pameranj UMKM, Street Food, Pesta Kembang Api, Pertunjukan Seni Budaya, Workshop Kerajinan, Wahana Hiburan, dan Hiburan Entertaiment. Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Anggota DPRD Afif Fachrudin Wijaya, Perwakilan Bank Jatim, Perwakilan Disbudparpora, dan tamu undangan lainnya. (bud)
Editor : Imam Ghozali