Muktamar NU Dorong Koperasi Desa Berbasis Komunitas

author Abd Aziz

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muktamar ke-35 NU di Jombang
Muktamar ke-35 NU di Jombang

i

JOMBANG I harianduta.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menaruh perhatian serius terhadap penguatan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah penguatan koperasi di tingkat desa dan komunitas.

Hal itu terungkap dalam Sidang Pleno Pengesahan Hasil Sidang Komisi Rekomendasi Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).

Dalam sidang tersebut, Muktamar ke-35 NU menetapkan sejumlah rekomendasi strategis terkait tata kelola koperasi desa dan koperasi berbasis komunitas. Rekomendasi dibacakan perwakilan Komisi Rekomendasi, Ahmad Suaedy, di hadapan ribuan muktamirin sebelum ditetapkan secara resmi sebagai keputusan Muktamar.

Ahmad Suaedy menyampaikan, pemberdayaan ekonomi rakyat perlu dilakukan melalui koperasi berbasis komunitas yang inklusif dan memiliki daya saing. Pendekatan tersebut dinilai penting agar koperasi benar-benar menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat.

Rekomendasi itu sekaligus menjadi respons NU terhadap berbagai program ekonomi pemerintah yang tengah menjadi perhatian publik, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

NU mendesak pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih. Evaluasi tersebut diharapkan dapat mengembalikan prinsip utama koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong.

"Agar rakyat tidak hanya menjadi objek pasar, melainkan menjadi pemilik, pelaku, sekaligus penerima manfaat utama pembangunan ekonomi," ujar Ahmad Suaedy, saat membacakan draf rekomendasi di arena persidangan.

Atas dasar itu, NU merekomendasikan perubahan orientasi Koperasi Desa Merah Putih. Jika sebelumnya lebih menekankan pendekatan administratif dan teknis, ke depan koperasi diharapkan dibangun dengan pendekatan berbasis komunitas masyarakat.

Perubahan pendekatan tersebut dinilai dapat membuka ruang lebih luas bagi berbagai kelompok ekonomi rakyat untuk terlibat dalam ekosistem koperasi desa. Kelompok tani, pelaku UMKM, pesantren, hingga komunitas ekonomi rakyat lainnya diharapkan dapat menjadi bagian utama dalam pengembangan koperasi.

Dengan demikian, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi di tingkat desa, tetapi juga menjadi wadah yang menghubungkan berbagai potensi ekonomi masyarakat secara lebih inklusif.

Selain Koperasi Desa Merah Putih, rekomendasi Muktamar ke-35 NU juga menyoroti pentingnya afirmasi pemerintah terhadap koperasi pesantren.

Pemerintah didorong memberikan dukungan konkret melalui kemudahan regulasi, penguatan permodalan, pendampingan, serta akses terhadap berbagai program ekonomi nasional.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas koperasi pesantren sehingga mampu berkembang sebagai salah satu kekuatan ekonomi berbasis komunitas.

Melalui rekomendasi tersebut, Muktamar ke-35 NU menegaskan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam pembangunan ekonomi. Koperasi diharapkan tidak sekadar menjadi instrumen administratif program pemerintah, tetapi benar-benar tumbuh dari kebutuhan, potensi, dan kekuatan ekonomi masyarakat.

 

Tag :

Berita Terbaru

Ning Ita Berangkatkan Pawai Budaya Surodinawan 

Ning Ita Berangkatkan Pawai Budaya Surodinawan 

Minggu, 30 Agu 2026 17:29 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 17:29 WIB

MOJOKERTO | harianduta.id – Semangat kemerdekaan masih terasa di penghujung Agustus. Warga Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, m…

Mbak Wali Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kemerdekaan

Mbak Wali Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kemerdekaan

Minggu, 30 Agu 2026 17:22 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 17:22 WIB

  KEDIRI|harianduta.id-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Puncak Festival Omah Sawah yang digelar Sabtu (29/08/2026). Ribuan masyarakat …

Mbak Wali, Forkopimda dan Warga Larut dalam Keseruan Permainan

Mbak Wali, Forkopimda dan Warga Larut dalam Keseruan Permainan

Minggu, 30 Agu 2026 17:08 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 17:08 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Semangat merayakan kemerdekaan terasa melalui berbagai permainan rakyat dalam Lomba Agustusan yang digelar di kawasan CFD Jalan Dhoho,…

Rajut Kebersamaan Lewat Drama dan Jalan Sehat

Rajut Kebersamaan Lewat Drama dan Jalan Sehat

Minggu, 30 Agu 2026 16:02 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 16:02 WIB

LAMONGAN | harianduta.id  - Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Kudu, Desa Weduni, Kecamatan Deket, Lamongan, berlangsung …

Gus Yahya Redam Ketegangan Muktamar, Minta Pendukung Gus Yusuf Tenang

Gus Yahya Redam Ketegangan Muktamar, Minta Pendukung Gus Yusuf Tenang

Minggu, 30 Agu 2026 12:26 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 12:26 WIB

SURABAYA | harianduta.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyerukan sikap tenang di tengah dinamika M…

73 Persen Muktamirin Sepakati Perubahan Mekanisme Pilih Ketum PBNU

73 Persen Muktamirin Sepakati Perubahan Mekanisme Pilih Ketum PBNU

Minggu, 30 Agu 2026 08:56 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 08:56 WIB

JOMBANG I harianduta.id – Dinamika pemilihan kepemimpinan tertinggi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengalami perubahan mendasar. Sebanyak 73 p…