Raih 207 Suara, Nusron Wahid Tak Lanjut Calon Ketum PBNU

author Abd Aziz

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Nusron Wahid
H. Nusron Wahid

i

JOMBANG I harianduta.id — H. Nusron Wahid memperoleh 207 suara dalam tabulasi aspirasi muktamirin untuk calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Meski masuk lima besar perolehan suara, Nusron memastikan tidak melanjutkan pencalonannya karena masih memegang jabatan politik.

Nama Nusron Wahid masuk dalam daftar 19 tokoh yang memperoleh aspirasi muktamirin dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Hasil tabulasi aspirasi tersebut dibacakan pimpinan sidang di Gedung Serbaguna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Senin (31/8/2026). Setelah seluruh perolehan suara dibacakan, pimpinan sidang kemudian menanyakan kesiapan Nusron untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan ketentuan AD/ART NU mengenai persyaratan calon Ketua Umum, terutama aturan yang berkaitan dengan jabatan politik.

Nusron pun menjawab langsung pertanyaan tersebut di hadapan peserta Muktamar. Ia mengakui masih memegang jabatan politik sehingga memahami adanya ketentuan organisasi yang menjadi kendala bagi pencalonannya.

“Saya mengucapkan maturnuwun sanget kepada Bapak-bapak cabang dan wilayah yang mungkin dengan lucu-lucuan, iseng-iseng berhadiah menulis dan mengusulkan nama saya, saya mengucapkan terima kasih. Semoga kelucuan ini tidak berlanjut,” ujarnya.

Nusron kemudian menjelaskan alasan dirinya tidak melanjutkan proses pencalonan Ketua Umum PBNU. Menurutnya, ketentuan organisasi harus dihormati dan dirinya menyadari posisi yang saat ini diemban.

“Kenapa? Karena saya sadar, saya memang pejabat politik dan saya memang basically-nya ada di situ. Sehingga untuk disodorkan kepada maqomul maqom ahlul halli wal aqdi, memang itu bukan kapasitas dan bukan maqom saya,” ungkapnya.

Karena itu, Nusron tidak memaksakan diri mengikuti proses pencalonan meski memperoleh 207 suara dari muktamirin. Ia menilai pengabdian kepada NU tidak harus ditempuh melalui jabatan Ketua Umum maupun posisi tertinggi dalam struktur organisasi.

“Karena itu kami mengucapkan terima kasih dan maturnuwun kepada para pendukung, tetapi khidmat kepada Jam’iyyah Nahdlatul Ulama tidak hanya dengan jabatan Rois Am, di tempat yang lain pun bisa khidmat untuk Jam’iyyah Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

Dalam tabulasi aspirasi muktamirin, Nusron berada di posisi kelima dengan 207 suara. Perolehan terbanyak diraih KH Abdul Hakim Mahfudz dengan 472 suara. Disusul KH Zulfa Mustofa dengan 262 suara, KH Abdul Salam Shohib 261 suara, dan KH Yahya Cholil Staquf 258 suara.

Setelah Nusron, posisi berikutnya ditempati KH Hilmy Yusuf Qodri dengan 176 suara, KH Saifullah Yusuf 174 suara, KH Abdul Ghofur Rozin 155 suara, KH Lutfi Arif 108 suara, dan KH Qomaruddin Amin 104 suara.

Pimpinan sidang menyelesaikan penghitungan tabulasi aspirasi muktamirin pada pukul 03.44 WIB.

Selanjutnya, Muktamar ke-35 NU akan memasuki tahapan penetapan Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031 melalui Rais Aam terpilih setelah seluruh proses tersebut selesai. Hasil tabulasi aspirasi kemudian akan disampaikan kepada Rais Aam terpilih.

Berita Terbaru

Salurkan Bantuan Penyintas Gempa di Manggarai Timur

Salurkan Bantuan Penyintas Gempa di Manggarai Timur

Senin, 31 Agu 2026 10:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 10:32 WIB

MANGGARAI TIMUR | harianduta.id  - Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, terus diwujudkan …

Tim Formatur PBNU 2026–2031 Mulai Dibentuk

Tim Formatur PBNU 2026–2031 Mulai Dibentuk

Senin, 31 Agu 2026 09:35 WIB

Senin, 31 Agu 2026 09:35 WIB

JOMBANG I harianduta.id — Tim formatur untuk menyusun kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 mulai dibentuk setelah KH Abdul …

Jelang Kedatangan Prabowo, GSG Tambakberas Disterilkan

Jelang Kedatangan Prabowo, GSG Tambakberas Disterilkan

Senin, 31 Agu 2026 08:37 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:37 WIB

JOMBANG I harianduta.id — Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai mensterilkan lokasi penutupan Muktamar di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Bahrul …

Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

Senin, 31 Agu 2026 08:26 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:26 WIB

JOMBANG I harianduta.id- Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031 tuntas, Senin (31/8/2026) pagi. Ahlul Halli Wal ‘…

Nyai Chisbiyah Pantau Sidang Muktamar hingga Dini Hari

Nyai Chisbiyah Pantau Sidang Muktamar hingga Dini Hari

Senin, 31 Agu 2026 07:12 WIB

Senin, 31 Agu 2026 07:12 WIB

JOMBANG I harianduta.id – Larut malam tak menyurutkan semangat Nyai Hj Chisbiyah Wahab mengikuti secara langsung jalannya Sidang Pleno V Muktamar Ke-35 N…

Lima Calon Ketum PBNU Disetujui Rais Aam, Masuk Tahap Musyawarah

Lima Calon Ketum PBNU Disetujui Rais Aam, Masuk Tahap Musyawarah

Senin, 31 Agu 2026 06:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 06:52 WIB

JOMBANG I harianduta.id- Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 memasuki tahap penentuan. Lima calon Ketua Umum PBNU…