Petani Klagen

Keluhkan Dugaan Limbah SPPG Srampat 2, Tanaman Padi Mati

author Sunardi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG Srampat 2 yang menggenangi area persawahan warga. (FT/Ardi).
Limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG Srampat 2 yang menggenangi area persawahan warga. (FT/Ardi).

i

LAMONGAN | harianduta.id  - Sejumlah petani di Dusun Srampat, Desa Klagen, Kecamatan Maduran, mengeluhkan dugaan pembuangan limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG Srampat 2. Limbah cair tersebut disebut menggenangi area persawahan dan lingkungan sekitar hingga berdampak pada tanaman padi milik warga.

Menurut keterangan salah seorang petani yang memiliki lahan di sekitar lokasi SPPG, luapan air yang diduga berasal dari limbah dapur tersebut sempat membuat tanaman padi miliknya mati pada musim tanam sebelumnya.

Tak hanya itu, genangan air berwarna keruh dan menyerupai comberan tersebut disebut masih bertahan hingga memasuki musim kemarau. Kondisi itu membuat warga mempertanyakan efektivitas penanganan yang sebelumnya dilakukan oleh pihak pengelola.

"Limbah cair tersebut terus mengalir dan meluber hingga ke pekarangan sawah di dekat area dapur fasilitas SPPG. Saat ini musim kemarau masih ada comberan tanah yang dekat dapur SPPG tidak bisa kering," ujar petani tersebut, Selasa (1/9/2026).

Ia mengatakan, sebelumnya pihak terkait disebut telah melakukan pembenahan terhadap persoalan genangan tersebut. Namun, lima hari setelah dilakukan penanganan, air masih terlihat menggenang di sekitar lokasi.

"Kemarin katanya sudah dibenahi. Sampai sekarang sudah lima hari ini masih ada airnya," katanya.

Selain persoalan genangan air yang diduga berasal dari limbah, warga juga mengeluhkan keberadaan sampah berupa bekas karung beras yang berserakan di sekitar lokasi SPPG.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan desa. Warga berharap persoalan limbah dan sampah tersebut tidak hanya ditangani sementara, tetapi diselesaikan secara menyeluruh.

Warga meminta pengelola SPPG Srampat 2 segera melakukan pemeriksaan dan pembenahan terhadap sistem drainase maupun pengolahan limbah. Langkah tersebut dinilai penting agar limbah tidak kembali meluber ke lahan pertanian dan lingkungan permukiman warga.

Petani juga berharap penanganan dilakukan secara serius sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat, khususnya pemilik lahan pertanian di sekitar fasilitas SPPG. ard

Berita Terbaru

Paiton Energy - POMI Borong Penghargaan 2026

Paiton Energy - POMI Borong Penghargaan 2026

Selasa, 01 Sep 2026 15:18 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:18 WIB

Keberhasilan meraih empat penghargaan bergengsi sepanjang 2026 semakin mengukuhkan posisi PT Paiton Energy-PT POMI. …

Srawung Bareng PakLek, Desil Sembilan di Rumah yang Bocor

Srawung Bareng PakLek, Desil Sembilan di Rumah yang Bocor

Selasa, 01 Sep 2026 05:37 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 05:37 WIB

HARI-HARI ini obrolan di warung kopi berganti topik. Bukan bola, bukan harga cabai. Tapi angka. "Aku desil sembilan, Lek," kata seseorang sambil menunjukkan…

Usai Ditetapkan, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam’iyyah

Usai Ditetapkan, Gus Kikin Tandatangani Kontrak Jam’iyyah

Senin, 31 Agu 2026 21:53 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:53 WIB

JOMBANG I harianduta.id – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin langsung menandatangani dan membacakan Kontrak Jam’iyyah setelah secara resmi ditetapkan seb…

Mengenal Gus Kikin, Ketua PBNU 2026-2031

Mengenal Gus Kikin, Ketua PBNU 2026-2031

Senin, 31 Agu 2026 19:42 WIB

Senin, 31 Agu 2026 19:42 WIB

JOMBANG I harianduta.id — KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031 pad…

Disdik Dorong Sekolah Berdampak dan Berkinerja Unggul

Disdik Dorong Sekolah Berdampak dan Berkinerja Unggul

Senin, 31 Agu 2026 18:56 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:56 WIB

SURABAYA | harianduta.id  - Kepemimpinan baru SMP dan SMA Dr. Soetomo periode 2026–2030 mendapat tantangan untuk tidak sekadar mempertahankan kinerja sekolah, t…

Bupati Yes Beri Gambaran Potensial Ekonomi Lamongan

Bupati Yes Beri Gambaran Potensial Ekonomi Lamongan

Senin, 31 Agu 2026 18:04 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:04 WIB

LAMONGAN | harianduta.id - Menjadi salah satu narasumber dalam Bincang Ekonomi Daerah bersama Mahasiswa UNISLA (Universitas Islam Lamongan) pada Senin (31/8),…