1.232 Atlet Ramaikan Kejuaraan Taekwondo di  Kota Kediri

Reporter : Redaksi

KEDIRI|harianduta.id - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut sekaligus menyaksikan Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di GOR Jayabaya Kota Kediri, Sabtu (6/6/2026). Kejuaraan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Mayjen TNI Amrin Ibrahim.

Kejuaraan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 ini diikuti 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari delapan provinsi. Terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yakni Poomsae, Kyorugi, dan Freestyle, dengan peserta berusia 6 hingga 27 tahun mulai dari tingkat pemula hingga yang sudah berprestasi.

Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali, menyampaikan, selamat datang kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan tamu yang hadir di Kota Kediri. Menurutnya, menjadi tuan rumah kejuaraan internasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Kota Kediri.

“Tahun lalu Alhamdulillah Kota Kediri dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional Taekwondo. Tahun ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series. Semoga seluruh peserta merasa nyaman berada di Kota Kediri dan pulang dengan membawa kesan yang baik,” ujarnya.

Mbak Wali juga mengapresiasi terpilihnya Kota Kediri sebagai salah satu dari lima kota penyelenggara Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series. Kesempatan tersebut selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mengembangkan sport tourism melalui program Kediri City Tourism.

“Adanya kompetisi tingkat nasional maupun internasional seperti ini semakin menambah portofolio dan kesiapan Kota Kediri dalam menggelar berbagai event olahraga. Kami berharap ke depan semakin banyak kejuaraan dari berbagai cabang olahraga yang diselenggarakan di Kota Kediri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mbak Wali menegaskan bahwa, kejuaraan olahraga tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda. Melalui olahraga, atlet dapat belajar disiplin, sportivitas, kerja keras, dan mental juara.

Kepada para atlet yang bertanding, Wali Kota Kediri berpesan agar menjadikan kejuaraan ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II PBTI Mayjen TNI Amrin Ibrahim mengungkapkan bahwa sebanyak 1.232 peserta yang mengikuti kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi bibit-bibit atlet terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Ia menjelaskan bahwa seri Kota Kediri merupakan seri ketiga dari rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara PBTI Series, sebelumnya ada di Medan dan Denpasar. Setelah Kediri, kejuaraan akan berlanjut di Bandung dan Lampung sebelum memasuki puncak kegiatan berupa 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 1–5 Agustus 2026 dan direncanakan diikuti oleh 21 negara.

“Mudah-mudahan dari kejuaraan ini akan lahir para Ksatria Nusantara yang nantinya dapat mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional, termasuk Asian Taekwondo Championship yang akan digelar di Jakarta,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum II PBTI juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri, panitia, masyarakat, serta seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Letkol Inf. Rafael Siagian, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro.

Wakil Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Timur Hendra Prastiawan, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj. Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, para kepala OPD, Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Kediri Sabumnim Gadut Setyawan, Ketua Panitia Lokal Joko Arianto, serta seluruh atlet, pelatih, official, dan panitia. (bud)

Editor : Imam Ghozali

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru