MOJOKERTO | harianduta.id - Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan trofi dan uang pembinaan kepada para juara.
Hadir dalam agenda penutupan tersebut, antara lain Sekda Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Dishub Mochammad Hekamarta Fanani, Kepala Satpol PP Ary Setiawan, Asisten Heryana Dodik Murtono, dan Staf Ahli Moch. Misbah.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Sediakan Beasiswa Sarjana Talenta Berprestasi
Kejuaraan yang merupakan kolaborasi Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.
Pada ajang tersebut, Jujitsu Bantar Angin (Jawa Timur) keluar sebagai Juara Umum I dengan raihan 15 medali emas. Posisi Juara Umum II diraih SFA Fighting (Kota Mojokerto) dengan 14 medali emas, sedangkan Dojo Wilwatikta (Kabupaten Mojokerto) menempati Juara Umum III dengan 4 medali emas.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, dan panitia yang telah menyukseskan kejuaraan. Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mengasah mental bertanding untuk melahirkan bibit-bibit atlet jujitsu yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Baca juga: TAMATREN, Terobosan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
"Selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Terus berlatih dan jadikan kejuaraan ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang," tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Kejuaraan yang diikuti lebih dari 300 atlet dari 25 klub, mewakili 15 kabupaten/kota di tujuh provinsi di Indonesia, serta diikuti atlet mancanegara dari Filipina dan Timor Leste ini tidak hanya menjadi ajang penjaringan atlet berprestasi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Baca juga: Jadi Etalase Wisata dan Ekonomi Kreatif Kota Mojokerto
"Kami berharap Kota Mojokerto terus menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga. Selain meningkatkan prestasi atlet, kegiatan seperti ini juga menggerakkan sektor ekonomi melalui kunjungan atlet, pelatih, dan pendamping ke Kota Mojokerto," tambah Ning Ita.
Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 pun ditutup dengan penyerahan trofi, uang pembinaan kepada para juara, serta foto bersama sebagai penanda berakhirnya kejuaraan yang berlangsung sejak 24 Juli 2026.ywd
Editor : Imam Ghozali