Cegah Kekerasan Anak Sejak Dini, DP3AP2KB Latih 120 Kader

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bertempat di Ruang Rapat BKPSDM, kegiatan ini diikuti sekitar 120 perwakilan kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR). (dok/Budi Arya)
Bertempat di Ruang Rapat BKPSDM, kegiatan ini diikuti sekitar 120 perwakilan kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR). (dok/Budi Arya)

i

KEDIRI | harianduta.id - Guna meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi keluarga, khususnya terkait penerapan pola asuh yang positif dan bebas dari kekerasan, Pemerintah Kota Kediri melalui DP3AP2KB menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (TOT) Kader Sahabat Keluarga, Selasa (9/6).

Bertempat di Ruang Rapat BKPSDM, kegiatan ini diikuti sekitar 120 perwakilan kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr Fajri Mubasysyir mengatakan Kader BKB dan BKR merupakan garda terdepan dalam pendampingan keluarga. Mereka berinteraksi langsung dengan keluarga, sehingga perlu memiliki pemahaman yang baik tentang pola asuh yang benar.

“Secara teori, banyak orang tua yang sebenarnya tahu cara mengasuh anak. Namun di lapangan, karena situasi stres atau kondisi anak, orang tua sering kali refleks menerapkan pola asuh yang otoriter,” ujarnya.

Di sinilah peran kader di masing-masing kelurahan harus berperan untuk melatih dan mengingatkan orang tua tentang pola asuh yang benar, komunikatif dan positif, sehingga tumbuh kembang anak bisa berjalan dengan baik.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai Penguatan Keluarga Berbasis Relasi dan Pola Asuh Sadar yang disampaikan oleh Arbita Wafdatul Ilmia, Psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) DP3AP2KB Kota Kediri. Setelah menerima materi dari narasumber, dr Fajri berharap para kader dapat berperan sebagai agent of change atau agen perubahan di kelurahan masing-masing.

Tidak hanya itu, kader BKB dan BKR juga diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah yang memiliki peran untuk mendeteksi dini adanya indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitarnya.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada peserta yang hadir saja, namun bisa ditularkan ke kader lain yang belum bisa hadir. Mereka adalah garda terdepan dalam pendampingan keluarga, harapannya keluarga yang didampingi nantinya bisa memberikan pola asuh yang benar dan positif untuk tumbuh kembang anaknya," jelasnya.

dr Fajri melanjutkan, upaya pencegahan kekerasan anak selama ini juga telah dilakukan oleh DP3AP2KB Kota Kediri. Dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi di tingkat kelurahan, edukasi kepada siswa melalui program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta konselor sebaya. DP3AP2KB juga menjalin kerja sama dengan tenaga kesehatan agar dapat membantu mendeteksi dan melaporkan indikasi kekerasan yang ditemukan saat pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Masyarakat yang mengetahui atau menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar diimbau untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti dan dicegah sejak dini.

“Apabila kader menemukan dugaan kasus kekerasan anak, mereka dapat berkoordinasi dengan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di tingkat kelurahan. Selanjutnya laporan akan diteruskan kepada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tegasnya. (bud)

Berita Terbaru

Salurkan 22.080 Kilogram Beras dan 4.516 Liter Minyak Goreng di Begadung

Salurkan 22.080 Kilogram Beras dan 4.516 Liter Minyak Goreng di Begadung

Selasa, 09 Jun 2026 16:58 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:58 WIB

NGANJUK|harianduta.id- Lagi, BULOG Kediri menyalurkan Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng di Desa Begadung, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten…

Cultura Persib, Rayakan Sejarah dan Identitas Bandung Lewat Seni

Cultura Persib, Rayakan Sejarah dan Identitas Bandung Lewat Seni

Selasa, 09 Jun 2026 16:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:15 WIB

BANDUNG | harianduta.id - Persib Bandung tidak hanya merayakan prestasi di lapangan hijau. Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu kini mengajak publik…

Cara BEI Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Perusahaan Tercatat

Cara BEI Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Perusahaan Tercatat

Selasa, 09 Jun 2026 14:41 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 14:41 WIB

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) kembali menyelenggarakan Public Expose Live (Pubex Live) 2026. …

BMW M Owners Jalan Bareng Surabaya - Pandaan

BMW M Owners Jalan Bareng Surabaya - Pandaan

Selasa, 09 Jun 2026 14:36 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 14:36 WIB

BMW Astra Surabaya mengundang BMW M Owners di acara BMW M Owners Sunday Morning Run, 7 Juni 2026 lalu.  …

Aktor Dwi Sasono Tampil Jadi Ayah yang Problematik

Aktor Dwi Sasono Tampil Jadi Ayah yang Problematik

Selasa, 09 Jun 2026 11:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 11:13 WIB

JAKARTA | Harianduta.id - Aktor Dwi Sasono tampil berbeda saat ia menjadi sosok ayah yang problematik. Ia terlihat banyak mengeluarkan kata kasar hingga…

Pertahankan Direksi, Tebar Dividen Jumbo dan Restui Buyback Rp 4 triliun

Pertahankan Direksi, Tebar Dividen Jumbo dan Restui Buyback Rp 4 triliun

Selasa, 09 Jun 2026 10:04 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 10:04 WIB

JAKARTA | harianduta.id- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengeluarkan keputusan strategis berupa pembagian dividen jumbo kepada para pemegang saham.…