Siaga Cuaca Ekstrem

Pemkab Lamongan Kerahkan Ratusan Alsintan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian, Mugito saat meninjau bantuan Alsintan dari pemerintah pusat. (kadam/harianduta.id)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian, Mugito saat meninjau bantuan Alsintan dari pemerintah pusat. (kadam/harianduta.id)

i

LAMONGAN | harianduta.id - Pemerintah Kabupaten Lamongan tancap gas memperkuat sektor pertanian menghadapi ancaman musim kering dan cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 2026. Untuk menjaga produktivitas sekaligus mengamankan target swasembada pangan, ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah pusat mulai disalurkan kepada kelompok tani di berbagai wilayah.

Bantuan tersebut menjadi bukti kepercayaan pemerintah pusat terhadap Lamongan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan capaian produksi yang konsisten meningkat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, bantuan alsintan merupakan tindak lanjut atas rencana aksi yang disusun Pemkab Lamongan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan potensi kekeringan.

"Hari ini kita menyaksikan penyerahan bantuan untuk program swasembada pangan lumbung pangan Lamongan tahun 2026. Ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari rencana aksi yang kita buat untuk menghadapi musim kering maupun perubahan cuaca ekstrem yang akan datang," ujar Yuhronur Efendi, usai meninjau

bantuan elsintan, di gudang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab Lamongan, Kamis (11/6/2026).

Bantuan yang diterima terbilang besar, meliputi 108 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit hand traktor, 181 unit irigasi perpompaan dan perpipaan, serta tiga unit combine harvester yang jumlahnya masih berpotensi bertambah.

Menurut Pak Yes, seluruh sarana tersebut akan segera dimanfaatkan, terutama di wilayah pertanian tadah hujan yang selama ini rentan mengalami kekurangan pasokan air saat musim kemarau.

"Irigasi perpompaan maupun perpipaan ini akan segera dipasang di lapangan, terutama di daerah-daerah yang memiliki sumber air dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung lahan pertanian tadah hujan," katanya.

Optimisme pemerintah daerah bukan tanpa alasan. Pada tahun sebelumnya, petani Lamongan mampu mencatatkan prestasi gemilang dengan luas panen mencapai 193 ribu hektare dari total luas baku sawah sekitar 95 ribu hektare. Capaian tersebut berhasil mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) dari 1,64 menjadi 2,1.

Tahun ini tantangan semakin besar. Lamongan mendapat target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 233.384 hektare atau meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

"Target ini harus kita capai melalui berbagai langkah strategis. Bantuan alat dan sarana pertanian yang diserahkan hari ini merupakan bagian penting dari rencana aksi untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas pertanian," tegasnya.

Selain penguatan infrastruktur dan mekanisasi pertanian, Pemkab Lamongan juga mengoptimalkan penggunaan benih unggul, pemupukan serentak, distribusi pupuk, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman. Bahkan, pemerintah turut menyiapkan bantuan stimulan untuk pemberantasan hama tikus yang kerap mengancam hasil panen petani.

Di sisi lain, Lamongan terus mendorong transformasi menuju pertanian modern. Penggunaan combine harvester, drone pertanian, hingga mesin tanam padi (transplanter) diyakini mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menekan kehilangan hasil panen yang selama ini masih cukup tinggi.

"Kita terus bergerak menuju pertanian modern. Dengan teknologi yang lebih maju, hasil panen bisa meningkat, kehilangan hasil panen dapat ditekan, kesejahteraan petani naik, Nilai Tukar Petani semakin baik, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkas Pak Yes. dam

Berita Terbaru

PGN SOR III Kunjungi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru

PGN SOR III Kunjungi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru

Kamis, 11 Jun 2026 10:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:40 WIB

BOJONEGORO | harianduta.id - Dalam upaya mempererat koordinasi operasional dan memperkuat sinergi rantai pasokan energi nasional, PT Perusahaan Gas Negara…

Ratusan Peserta Bareng Kak Cicha Ikuti Pesta Siaga Pramuka

Ratusan Peserta Bareng Kak Cicha Ikuti Pesta Siaga Pramuka

Kamis, 11 Jun 2026 04:39 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 04:39 WIB

KEDIRI|harianduta.id- Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Pesta Siaga yang dipusatkan di Taman Wisata Ubalan, Kecamatan Plosoklaten,…

Kenali Manfaat dan Efek Samping Bawang Putih Tunggal Bagi Tubuh

Kenali Manfaat dan Efek Samping Bawang Putih Tunggal Bagi Tubuh

Rabu, 10 Jun 2026 21:09 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:09 WIB

SURABAYA| harianduta.id - Bawang putih adalah nama tanaman sekaligus umbi dari tanaman itu sendiri. Bawang putih masih termasuk dalam famili Alliaceae dari…

Eksportiva 2026 Bidik Lonjakan Ekspor 10 Persen

Eksportiva 2026 Bidik Lonjakan Ekspor 10 Persen

Rabu, 10 Jun 2026 18:56 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 18:56 WIB

LAMONGAN | harianduta.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kian agresif mendorong produk lokal menembus pasar internasional. Melalui ajang Eksportiva 2026, P…

Di Ponpes Al Amien, Mbak Wali : Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Di Ponpes Al Amien, Mbak Wali : Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Rabu, 10 Jun 2026 16:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 16:59 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien tahun ajaran…

Sowan Ulama,  Mohon Doa Keberkahan Kota Kediri di Tahun Baru Hijriah

Sowan Ulama, Mohon Doa Keberkahan Kota Kediri di Tahun Baru Hijriah

Rabu, 10 Jun 2026 16:53 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 16:53 WIB

KEDIRI|harianduta.id- Menjelang pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin…