Wali Kota Mojokerto

Ajak Warga Tak Takut Periksa TBC

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ning Ita berdialog dengan tokoh berbagai unsur mengajak lebih peduli terhadap TBC. DUTA/YUSUF W
Ning Ita berdialog dengan tokoh berbagai unsur mengajak lebih peduli terhadap TBC. DUTA/YUSUF W

i

MOJOKERTO | harianduta.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap tuberkulosis (TBC). Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Radiasi Pemula (Rapat Koordinasi Atasi TBC dan Penyakit Menular Lainnya) yang digelar di Kelurahan Pulorejo.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari LPM, kader motivator kesehatan, kader TBC, PKK, TNI-Polri, Pokja Kelurahan Sehat, ketua RT, hingga tokoh masyarakat. Mereka diajak bersama-sama membantu menemukan kasus TBC lebih dini dan mendampingi warga yang sedang menjalani pengobatan.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut mengatakan bahwa TBC masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama. Sebab, penyakit ini bisa menular dengan mudah melalui udara jika tidak segera ditangani.

Menurut Ning Ita, masih ada masyarakat yang takut atau malu memeriksakan diri ketika mengalami gejala TBC. Padahal, semakin cepat diketahui, semakin besar peluang untuk sembuh dan mencegah penularan kepada orang lain.

"TB bukan aib dan tidak perlu disembunyikan. Kalau ada yang sakit, justru harus segera diperiksa dan diobati sampai tuntas agar tidak menular ke keluarga maupun orang di sekitar," tuturnya.

Untuk membantu menemukan kasus TBC lebih cepat, Pemkot Mojokerto kini memiliki alat rontgen portabel atau portable X-ray yang bisa dibawa ke berbagai lokasi. Alat tersebut akan digunakan untuk pemeriksaan warga di puskesmas maupun di kelurahan.

Ning Ita juga meminta para ketua RT, kader kesehatan, PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat untuk ikut mengedukasi warga. Selain penderita TBC, anggota keluarga yang tinggal serumah juga diharapkan bersedia menjalani pemeriksaan agar penularan bisa dicegah sejak dini.

"Penanganan TB tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Butuh dukungan semua pihak. Kalau masyarakat sehat, anak-anak bisa belajar dengan baik, warga bisa bekerja dengan nyaman, dan kehidupan menjadi lebih sejahtera," pungkasnya. ywd

Berita Terbaru

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026 

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026 

Sabtu, 01 Agu 2026 14:06 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 14:06 WIB

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi diturunkan mulai 1 Agustus 2026.  …

Unusa Jalin Kemitraan Strategis dengan Kampus Informatika Jepang 

Unusa Jalin Kemitraan Strategis dengan Kampus Informatika Jepang 

Sabtu, 01 Agu 2026 12:41 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 12:41 WIB

SURABAYA | harianduta.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa)  mendatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan kampus luar negeri.…

Capaian Penerimaan Pajak di DJP Jatim I Tembus 51 Persen

Capaian Penerimaan Pajak di DJP Jatim I Tembus 51 Persen

Sabtu, 01 Agu 2026 09:00 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 09:00 WIB

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I (Kanwil DJP Jatim I) hingga saat ini telah menghasilkan penerimaan sebesar Rp 56,3 triliun.  …

Bongkar dan Hentikan Usaha Snapboost

Bongkar dan Hentikan Usaha Snapboost

Sabtu, 01 Agu 2026 08:38 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 08:38 WIB

KEDIRI| harianduta.id- Kegiatan usaha yang diduga melakukan penipuan bernama Snapboost dihentikan  Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas …

Mbak Wali :  Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Humanis

Mbak Wali :  Dorong Pelayanan Lebih Cepat dan Humanis

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

KEDIRII|harianduta.id- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Evaluasi Penegakan Perda dan Perkada, serta Tasyakuran Pindah Kantor Mako Satpol PP.…

BPJPH : Wajib Halal Harus Diterapkan Oktober 

BPJPH : Wajib Halal Harus Diterapkan Oktober 

Jumat, 31 Jul 2026 10:18 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 10:18 WIB

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI menegaskan pada Oktober 2026, penerapan produk wajib halal harus dilakukan. …