Dunia Digital juga Bisa Memberikan Dampak Negatif, Wali Kota Eri Minta Harus ada Pengawasan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Kominfo)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Kominfo)

i

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah strategis dalam upaya melindungi anak dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebijakan pembatasan penggunaan gawai dan internet. Langkah ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/34733/436.7.8/2025 tentang Penggunaan Gawai (HP) dan Internet untuk Anak di Kota Surabaya.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak serta Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Daring Tahun 2025–2029. 

Tujuannya adalah untuk mendorong prestasi belajar, membentuk disiplin, dan melindungi anak dari berbagai dampak negatif perkembangan teknologi informasi yang semakin masif di era digital.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan bahwa surat edaran ini tidak dimaksudkan untuk melarang anak menggunakan gawai, melainkan membatasi dan mengawasi pemanfaatannya agar tetap berada pada koridor yang sehat dan produktif. 

Anak-anak saat ini belum memiliki kemampuan penuh untuk memilah konten yang layak dan tidak layak, sehingga pendampingan orang dewasa menjadi sangat penting.

“Kami tidak melarang penggunaan handphone, tetapi membatasi dan mengawasi. Digitalisasi bisa membawa manfaat besar, tetapi jika tidak diawasi dengan baik, bisa merusak karakter anak,” kata Wali Kota Eri, Sabtu (27/12/2025).

Di lingkungan sekolah, kebijakan ini menekankan pembatasan penggunaan gawai selama kegiatan belajar mengajar. Siswa hanya diperbolehkan menggunakan ponsel atas instruksi guru untuk kepentingan pembelajaran atau dalam kondisi darurat.

 “Sementara guru dan tenaga pendidik diminta untuk tidak menggunakan gawai saat mengajar agar tercipta interaksi yang lebih fokus dan berkualitas antara guru dan murid,” terangnya. (Red)

Berita Terbaru

Dafam Pacific Caesar Surabaya Hadirkan Kuliner Nasional "The Late Shift"

Dafam Pacific Caesar Surabaya Hadirkan Kuliner Nasional "The Late Shift"

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYA | harianduta.id - - Artotel Group melalui pilar Food & Beverage-nya, Artotel Dine, menghadirkan The Late Shift, sebuah Program Kuliner di jaringan…

TAMATREN, Terobosan  Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

TAMATREN, Terobosan  Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 20 Jul 2026 17:36 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:36 WIB

MOJOKERTO | harianduta.id – Pemerintah Kota Mojokerto terus membangun budaya sadar bencana di masyarakat. Salah satu terobosan baru yang dilakukan Dinas S…

Bareng Masyarakat, Mbak Wali : Perkuat Kebersamaan

Bareng Masyarakat, Mbak Wali : Perkuat Kebersamaan

Senin, 20 Jul 2026 17:32 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:32 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat, Senin…

ASN Diajak Perkuat Kolaborasi dan Semangat Juang

ASN Diajak Perkuat Kolaborasi dan Semangat Juang

Senin, 20 Jul 2026 17:30 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:30 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Mengawali pekan kerja, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadikan setiap pengalaman…

Perkuat Bisnis Klub Lewat Brand Apparel Sendiri

Perkuat Bisnis Klub Lewat Brand Apparel Sendiri

Minggu, 19 Jul 2026 22:06 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 22:06 WIB

LAMONGAN | harianduta.id – Persela Lamongan resmi menunjuk Octagon sebagai apparel resmi tim untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027. Langkah t…

Bentuk SPAB Serta Salurkan Rambu Jalur Evakuasi di SMP Unggulan Roudlotussalam

Bentuk SPAB Serta Salurkan Rambu Jalur Evakuasi di SMP Unggulan Roudlotussalam

Minggu, 19 Jul 2026 15:53 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:53 WIB

BANYUWANGI | harianduta.id - Upaya penguatan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah terus digencarkan. Rumah Zakat bersama Forum Pengurangan Risiko…