Peringati HAN ke-42 Tahun 2026

Bunda PAUD Kota Mojokerto Sosialisasi Permainan Tradisional 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

MOJOKERTO | Harianduta.id - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kota Mojokerto yang digelar di Taman Bahari Majapahit dimanfaatkan Bunda PAUD Bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Prajuritkulon untuk Sosialisasi Permainan Tradisional.

Permainan tradisional menjadi salah satu media yang dipilih Pemerintah Kota Mojokerto untuk memperkuat ketahanan sosial-budaya anak sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini. 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong anak-anak untuk kembali mengenal permainan tradisional sebagai alternatif aktivitas yang edukatif, menyenangkan, sekaligus mampu mengurangi ketergantungan terhadap gawai (gadget) dan permainan daring (games online) yang semakin marak di era digital. 

Berbagai permainan tradisional tidak hanya melatih kemampuan fisik dan motorik, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa empati antarsesama.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang diwakili  oleh Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Kota Mojokerto, Moch. Misbah menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa banyak kemudahan dalam kehidupan. Namun, di sisi lain, penggunaan gawai yang berlebihan berpotensi mengurangi aktivitas fisik, interaksi sosial, sekaligus menjauhkan anak dari budaya lokal yang menjadi identitas bangsa.

"Melalui pengenalan dan pelestarian permainan tradisional sejak dini, kita sedang memperkuat ketahanan sosial-budaya masyarakat. Permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi sarana belajar yang menanamkan nilai gotong royong, kejujuran, sportivitas, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama," katanya.

Ia menegaskan bahwa karakter-karakter tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

"Anak-anak perlu memiliki ruang untuk bermain, berinteraksi, dan belajar bersama teman-temannya. Melalui permainan tradisional, mereka belajar menghargai aturan, menyelesaikan masalah, bekerja sama, serta membangun komunikasi yang baik. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal sosial bagi masa depan mereka," lanjutnya.

Ning Ita juga mengajak para orang tua, pendidik, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali permainan tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

"Pelestarian permainan tradisional tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana permainan ini menjadi bagian dari keseharian anak, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah. Dengan demikian, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membangun generasi yang sehat, bahagia, dan berkarakter," pesannya.

Dalam festival tersebut, para peserta diajak memainkan lima permainan tradisional khas Jawa, yaitu Kopral Sandal, Jamuran, Sluku-Sluku Batok, Cublak-Cublak Suweng, serta Gong-Gong Bolong (Ogong-Ogong Bolong). Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai setiap permainan. Anak-anak terlihat aktif bergerak, saling berinteraksi, dan belajar bekerja sama dalam suasana yang menyenangkan.

Melalui sosialisasi permainan tradisional diharapkan sebagai media belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter. Upaya tersebut sejalan dengan visi Kota Mojokerto dalam mewujudkan Kota Layak Anak, yakni kota yang tidak hanya memenuhi hak-hak anak, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal menuju Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tetap mencintai budaya bangsa.ywd

Berita Terbaru

Gus Qowim : Kader Perkuat Sinergi dan Bergerak Berbasis Data

Gus Qowim : Kader Perkuat Sinergi dan Bergerak Berbasis Data

Senin, 10 Agu 2026 18:18 WIB

Senin, 10 Agu 2026 18:18 WIB

KEDIRI|harianduta.id- Semangat pengabdian para kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi kekuatan penting dalam membangun keluarga dan…

Polsek Papar Dukung Program Ketahanan Pangan

Polsek Papar Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agu 2026 17:35 WIB

Senin, 10 Agu 2026 17:35 WIB

KEDIRI|harianduta.id- Aktivitas di kandang ayam petelur menjadi perhatian Polres Kediri dalam upaya menjaga produktivitas sektor pangan di tingkat masyarakat.…

Ning Ita Ajak Masyarakat Budayakan Pola Hidup Sehat 

Ning Ita Ajak Masyarakat Budayakan Pola Hidup Sehat 

Senin, 10 Agu 2026 17:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 17:16 WIB

MOJOKERTO | harianduta.id – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat guna mencegah dan menekan Penyakit T…

Jadi Titik Temu Industri Kreatif di IdeaFest SUB 2026

Jadi Titik Temu Industri Kreatif di IdeaFest SUB 2026

Senin, 10 Agu 2026 13:53 WIB

Senin, 10 Agu 2026 13:53 WIB

SURABAYA | harianduta.id  - Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya dipercaya menjadi tuan rumah IdeaFest SUB 2026 Networking Night, sebuah agenda eksklusif yang …

Dugaan Penjarahan Fungsi Waduk Rawa Sekaran Diadukan ke Presiden Prabowo

Dugaan Penjarahan Fungsi Waduk Rawa Sekaran Diadukan ke Presiden Prabowo

Minggu, 09 Agu 2026 17:36 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 17:36 WIB

LAMONGAN | harianduta.id - Warga Desa Karang, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, melalui NGO Jaringan Aspirasi Lembaga Anti Korupsi (JALAK), melayangkan…

Optimistis Tumbuhkan dan Ekonomi Masyarakat

Optimistis Tumbuhkan dan Ekonomi Masyarakat

Minggu, 09 Agu 2026 17:33 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 17:33 WIB

KEDIRI|harianduta.id-Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Pasar Rakyat Kota Kediri tahun 2026, Sabtu (08/08/2026). Acara berlangsung di GOR Jayabaya…