Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Unesa Tingkatkan Mutu Pembelajaran di Kupang dan Tidore

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siswa di Kupang dan Tidore sangat antusias mengikuti program sekolah nasional terintegrasi.  FOTO/ist
Siswa di Kupang dan Tidore sangat antusias mengikuti program sekolah nasional terintegrasi. FOTO/ist

i

 

SURABAYA | harianduta.id -  Pemerataan pendidikan bermutu tidak hanya berkaitan dengan tersedianya sekolah.

Namun  juga kemampuan menghadirkan pembelajaran berkualitas di wilayah yang menghadapi tantangan geografis.

Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendukung program tersebut melalui penyiapan dan pendampingan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP). Bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) lainnya, Unesa mendapat mandat untuk memastikan para pendamping memiliki kesiapan akademik dan profesional sebelum menjalankan tugas di sekolah sasaran.

Program SNT di Kupang dan Tidore merupakan bagian dari 17 lokasi penyelenggaraan SNT di Indonesia. Pada tahap awal, program menyasar jenjang SMP dan SMA dengan masing-masing dua rombongan belajar.

Pendampingan Pembelajaran

TPP ditempatkan untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus membantu sekolah mengembangkan inovasi, memanfaatkan teknologi pendidikan, dan membangun komunikasi dengan berbagai unsur sekolah.

Ketua Tim Program SNT LPTK Unesa, Mochamad Nursalim, mengatakan kesiapan pendamping menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan program.

Selain mendapatkan dukungan selama masa penempatan sesuai ketentuan program, para TPP juga mengikuti proses seleksi yang mempertimbangkan kompetensi bidang studi, kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta kesiapan beradaptasi dengan lingkungan tempat mereka bertugas.

Anggota Tim Seleksi TPP, Yes Matheos Lasarus Malaikosa, mengatakan seluruh TPP yang lolos telah melalui proses seleksi dan dinilai memenuhi persyaratan sesuai bidang tugas.

“Seluruh TPP yang dinyatakan lulus telah mengikuti proses seleksi secara objektif. Para TPP telah memenuhi persyaratan, memiliki kompetensi sesuai bidang studi, dan dinilai layak melaksanakan tugas pendampingan pembelajaran di lokasi SNT masing-masing,” ujarnya.

Menguatkan Mutu Sekolah

Koordinator pendampingan SNT Kabupaten Kupang, Andi Kristanto, mengatakan SNT dirancang dengan pendekatan yang mengintegrasikan penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi pembelajaran.

“Program SNT selaras dengan prioritas pemerintah dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan. Program ini menggunakan pola baru yang mengintegrasikan penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi pembelajaran. Pola tersebut diharapkan menghasilkan dampak yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan monitoring di Kabupaten Kupang dan Kota Tidore Kepulauan menunjukkan respons positif dari TPP, guru, dan peserta didik. Para TPP juga telah mengikuti pelatihan dan mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Koordinator monitoring SNT Kabupaten Kupang, Kartika Rinakit Adhe, mengatakan kesiapan TPP menjadi salah satu modal penting dalam pelaksanaan program.

“Para TPP menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Para TPP juga telah mendukung dan melaksanakan kegiatan MPLS dengan lancar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkapnya.

Kehadiran program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, membangun budaya belajar, serta membuka akses pendidikan bermutu bagi peserta didik di wilayah yang memiliki tantangan layanan pendidikan, terutama dalam mendukung pencapaian SDG- 4 sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. ril/lis
 

 

Berita Terbaru

Minta 3.160 Mahasiswa Baru Terus Kawal Aspirasi Rakyat

Minta 3.160 Mahasiswa Baru Terus Kawal Aspirasi Rakyat

Jumat, 28 Agu 2026 20:47 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 20:47 WIB

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya diikuti oleh 3.160 mahasiswa baru.…

Kemenag, BI, dan Pesantren Gontor Gelar SWBI

Kemenag, BI, dan Pesantren Gontor Gelar SWBI

Jumat, 28 Agu 2026 20:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 20:08 WIB

PONOROGO | harianduta.id --- Pengelolaan aset wakaf di pesantren memasuki tahap baru. …

Di Tengah Muktamar, Gus Yusuf Peduli NTT

Di Tengah Muktamar, Gus Yusuf Peduli NTT

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

JOMBANG I harianduta.id – Di tengah dinamika politik Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang, kepedulian terhadap sesama tetap menjadi p…

Anggaran DAK Pendidikan Terbatas, Minta Pekerjaan Sesuai RAB

Anggaran DAK Pendidikan Terbatas, Minta Pekerjaan Sesuai RAB

Jumat, 28 Agu 2026 19:00 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:00 WIB

NGAWI | Harianduta.id  - Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi meninjau proyek rehabilitasi dibeberapa sekolah yang dinilai belum optimal akibat keterbatasan anggaran …

DPRD dan Jajaran Setwan Kompak Berkreasi Rayakan HUT RI Ke-81

DPRD dan Jajaran Setwan Kompak Berkreasi Rayakan HUT RI Ke-81

Jumat, 28 Agu 2026 18:58 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:58 WIB

NGAWI | harianduta.id - Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 jajajran sekretariat DPRD Kabupaten Ngawi bersama…

Gus Yusuf Bawa Poros Perubahan di Muktamar NU

Gus Yusuf Bawa Poros Perubahan di Muktamar NU

Jumat, 28 Agu 2026 18:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:33 WIB

JOMBANG I harianduta.id – Calon Ketua Umum PBNU KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf memiliki tekad menjadikan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sebagai …