JOMBANG I harianduta.id — Kehangatan persaudaraan antarorganisasi masyarakat (ormas) Islam terasa semakin kuat menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Di tengah persiapan menyambut gelombang kedatangan warga Nahdliyin dari berbagai daerah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang turut mengambil bagian dengan menyiapkan posko pelayanan bagi para peserta maupun penggembira Muktamar NU.
Posko yang berada di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, itu berjarak sekitar 500 meter dari arena utama muktamar. Lokasinya juga cukup strategis karena berada di dekat jalur keluar tol sehingga dapat menjadi tempat transit bagi rombongan dari luar kota sebelum melanjutkan perjalanan menuju arena muktamar.
Sekretaris Panitia Sukses Muktamar dari Muhammadiyah Jombang, Suwanto, mengatakan persiapan posko tersebut telah memasuki tahap akhir. Posko disiapkan untuk memberikan layanan kepada para muktamirin dan penggembira yang membutuhkan tempat beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh.
"Jadi peserta muktamar atau penggembiranya nanti yang lewat tol mau ke lokasi muktamar bisa singgah di sini untuk menikmati berbagai layanan yang disediakan secara cuma-cuma," terang Suwanto, Senin (24/8/2026).
Tidak sekadar menjadi tempat transit, posko tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas konsumsi gratis. Muhammadiyah Jombang menyiapkan ribuan porsi makanan dan minuman untuk menyambut para tamu yang singgah.
Sedikitnya 10.000 mangkuk bakso dan 10.000 butir telur disiapkan untuk dibagikan secara gratis. Selain itu, tersedia pula makanan ringan dan minuman bagi para peserta maupun masyarakat yang datang ke posko.
Perhatian juga diberikan terhadap kondisi kesehatan para muktamirin. Di lokasi yang sama, PDM Jombang menyiagakan Posko Kesehatan Gratis yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah, penanganan kelelahan, hingga penyediaan obat-obatan darurat.
Layanan kesehatan tersebut didukung tim medis dan ambulans dari tiga Rumah Sakit Muhammadiyah yang berada di wilayah Jombang. Kehadiran fasilitas medis ini diharapkan dapat membantu peserta yang mengalami kelelahan maupun membutuhkan penanganan kesehatan selama perjalanan menuju arena muktamar.
Untuk memastikan seluruh layanan berjalan tertib, PDM Jombang juga menyiagakan personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dan pendekar Tapak Suci. Mereka turut membantu mengatur arus kendaraan dan menjaga keamanan di sekitar kawasan posko.
Pengamanan tersebut dilakukan bersama jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Tembelang. Sinergi lintas organisasi ini diarahkan untuk mengurai potensi kemacetan sekaligus menjaga ketertiban selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung.
Langkah Muhammadiyah Jombang menyiapkan posko pelayanan bagi peserta Muktamar NU menjadi gambaran nyata bagaimana ukhuwah Islamiyah dapat diwujudkan melalui aksi sederhana namun berdampak langsung.
Perbedaan organisasi tidak menjadi penghalang untuk saling membantu. Justru, momentum Muktamar ke-35 NU menjadi ruang bagi NU dan Muhammadiyah untuk menunjukkan bahwa persaudaraan umat dapat tumbuh kuat ketika diwujudkan dalam kepedulian dan pelayanan kepada sesama.
Dari sebuah posko sederhana di Mojokrapak, pesan tentang kebersamaan itu mengalir: bahwa ketika umat saling melayani, perbedaan wadah organisasi justru dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas.
Editor : Redaksi