Kepala SMPN 1 Sukorame

Sukarela, Tidak Ada Pungutan untuk Pengadaan Laptop

author Sunardi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung SMPN 1 Sukorame Kabupaten Lamongan tampak dari depan. (FT/Ardi).
Gedung SMPN 1 Sukorame Kabupaten Lamongan tampak dari depan. (FT/Ardi).

i

LAMONGAN | harianduta.id  - Dugaan pungutan kepada wali murid kembali mencuat di SMP Negeri 1 Sukorame, Kabupaten Lamongan. Sejumlah orang tua siswa kelas IX mengaku diminta memberikan uang ratusan ribu rupiah dengan dalih pengadaan laptop untuk menunjang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Besaran uang yang disebut diminta kepada wali murid bervariasi, mulai Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per siswa. Wali murid mengaku dipanggil secara langsung satu per satu ke lingkungan sekolah untuk menyampaikan permintaan tersebut.

Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, dirinya diminta membayar Rp500 ribu. Uang tersebut, menurut penjelasan yang diterimanya, akan digunakan untuk membeli laptop yang diperlukan dalam pelaksanaan TKA.

"Kita disuruh membayar sebesar Rp500 ribu, katanya untuk membeli laptop untuk kelancaran Tes Kemampuan Akademik," ungkapnya.

Permintaan tersebut dinilai cukup memberatkan bagi sebagian wali murid. Terlebih, biaya yang harus dikeluarkan mencapai ratusan ribu rupiah untuk setiap siswa.

Sejumlah wali murid lainnya juga mengaku keberatan. Namun, mereka memilih tidak mengungkapkan identitas karena khawatir persoalan tersebut berdampak terhadap anak mereka yang masih bersekolah.

Dugaan permintaan sumbangan tersebut disebut terjadi beberapa minggu lalu. Para wali murid mempertanyakan dasar pengadaan laptop menggunakan dana yang dihimpun dari orang tua siswa.

Mereka juga menyebut persoalan serupa bukan kali pertama terjadi. Menurut pengakuan wali murid, pada 2025 lalu juga pernah muncul dugaan permintaan uang kepada orang tua siswa dengan alasan tertentu.

Atas persoalan tersebut, wali murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan dan pihak berwenang melakukan klarifikasi serta pemeriksaan agar persoalan tersebut menjadi terang.

"Kalau memang benar pungli, kami berharap segera dihentikan. Kami berharap ada pengecekan dari dinas supaya jelas," ujar salah seorang wali murid.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Sukorame, Wiwik Pujiati, membantah adanya pungutan sebagaimana dikeluhkan sejumlah wali murid.

"Sama sekali tidak benar. Itu sudah lama dan setiap ada yang konfirmasi kami jelaskan seperti itu," ujar Wiwik saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/9/2026).

Wiwik menegaskan, pihak sekolah tidak pernah mewajibkan wali murid memberikan uang untuk pengadaan laptop. Jika ada wali murid yang memberikan sumbangan, menurut dia, hal tersebut bersifat sukarela dan tidak disertai paksaan.

"Sekali lagi kami tegaskan tidak benar. Yang ada sukarela dan tidak ada paksaan. Yang menyumbang silakan dan yang tidak menyumbang ya silakan, tidak apa-apa," tegasnya.

Dengan adanya perbedaan keterangan tersebut, dugaan permintaan uang kepada wali murid di SMPN 1 Sukorame masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait. Terutama mengenai mekanisme pengumpulan dana, nominal yang diberikan wali murid, serta penggunaan dana apabila memang terdapat sumbangan untuk pengadaan sarana pendukung TKA. ard

 

Berita Terbaru

Harus Transparan dan Setiap Anggaran Memberikan Manfaat Nyata

Harus Transparan dan Setiap Anggaran Memberikan Manfaat Nyata

Senin, 07 Sep 2026 18:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 18:33 WIB

TUBAN | harianduta.id - Pengelolaan Dana Desa (DD) harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, partisipatif, tertib, dan disiplin. Hal tersebut…

Ning Ita Tekankan Lima Kriteria Kadarkum

Ning Ita Tekankan Lima Kriteria Kadarkum

Senin, 07 Sep 2026 17:53 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:53 WIB

MOJOKERTO | harianduta.id – Pemerintah Kota Mojokerto gencar melakukan sosialisasi program Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) guna memperkuat kesadaran dan k…

Jalan Semakin Mantap, Jamula Raih Penghargaan dari IJTI

Jalan Semakin Mantap, Jamula Raih Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 17:50 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:50 WIB

LAMONGAN | harianduta.id  - Dianggap sukses dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik guna penguatan konektivitas antar wilayah, Bupati Lamongan …

3C dari Wagub Emil untuk Mahasiswa Baru Unusa

3C dari Wagub Emil untuk Mahasiswa Baru Unusa

Senin, 07 Sep 2026 15:58 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:58 WIB

Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita yang masih jauh, melainkan masa depan yang mulai  dibangun sejak sekarang.…

Memahami Aktivitas Gunung Api di Indonesia

Memahami Aktivitas Gunung Api di Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:50 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYA | harianduta.id - Sebanyak tujuh gunung api di Indonesia mengalami erupsi dalam waktu yang relatif berdekatan.  …

Tingkatkan Kompetensi Petugas dan Pembangunan Infrastruktur

Tingkatkan Kompetensi Petugas dan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 07 Sep 2026 14:26 WIB

Senin, 07 Sep 2026 14:26 WIB

KEDIRI|harianduta.id- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api serta…