MOJOKERTO | harianduta.id - Pemkot Mojokerto meluncurkan program dengan lebel One Shool One Event (OSOE). Melalui program ini, setiap sekolah diwajibkan untuk menampilkan kreasi seni dan budaya di Ampiteater Taman Bahari Majapahit (TBM).
Program ini sengaja dirancang sebagai wadah bagi siswa dari TK hingga SMA untuk berani tampil, sekaligus meningkatkan kreativitas.
“One School One Event merupakan salah satu upaya mendorong keberanian siswa TK sampai dengan SMA untuk berani tampil, meningkatkan kreativitas, dan memberikan ruang agar seni dan budaya tetap eksis dan dikenal generasi Z,” ujar Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata (Disporapar) Ani Wijaya di sela-sela One School One Event, Senin (15/6/2026).
Selain itu One School One Event juga mewajibkan kegiatan bazar wirausaha siswa, mulai SD sampai dengan SMA. “Kegiatan ini mendorong minat dan edukasi siswa tentang wirausah,” imbuhnya.
Selain merupakan ajang kreativitas, kegiatan ini sekaligus merupakan sajian wisata seni budaya.
“Kegiatan ini dijadwal setiap Senin sampai dengan Kamis, bergantian siswa siswi TK, SD, SMP, dan SMA tampil di ampiteater TBM,” katanya.
Kegiatan ini tidak dipungut biaya. Disporapar menyediakan sound system, panggung, backdrop, dan keamanan dibantu Babinsa dan Babinkamtibmas jika parisipan lebih dari 700 orang.
“Harapannya kegiatan ini selain mengembangkan dan regenerasi seni dan budaya, juga mendorong pertumbuhan ekonomi dengan adanya bazar sekolah,” harapnya.
Kegiatan ini dirancang memang untuk berani tampil dan meningkatkan kreativitas. Meski bukan lomba, setiap sekolah berupaya keras agar penampilan dari sekolahnya sebagai yang terbaik.
Seperti One School One Event yang digelar Senin (15/6/2026) sore, yang merupakan penampilan dari TK se-Kecamatan Magersari, anak-anak tampil ceria dan berani dihadapan ratusan pengunjung.
Penampilan Tari Semut dari TK Dharma Wanita Unit Dikbud misalnya, anak-anak tampil ceria dan berani. Penampilan anak-anak begitu impresif hingga mendapat aplaus dari penonton. ywd
Editor : Imam Ghozali