Inflasi Kota Kediri Bulan Mei 2026 di Angka 0,35 Persen, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

author Imam Ghozali

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kota Kediri secara rutin melakukan pemantauan IHK bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri.
Pemerintah Kota Kediri secara rutin melakukan pemantauan IHK bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri.

i

KEDIRI | harianduta.id - Pemerintah Kota Kediri secara rutin melakukan pemantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri untuk mengukur tingkat inflasi serta memantau perkembangan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Hasil Pemantauan tersebut disampaikan melalui Press Release Berita Resmi Statistik (BRS) yang digelar secara daring pada Rabu (3/6).

Dalam pertemuan tersebut, Emil Wahyudiono, Kepala BPS Kota Kediri, mengemukakan, pada Bulan Mei 2026, Kota Kediri mengalami inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) sebesar 0,35%, sedangkan inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) sebesar 3,27%. Berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar. Pada inflasi bulanan, kelompok ini memberikan andil sebesar 0,17%, sedangkan pada inflasi tahunan memberikan andil sebesar 1,33%.

Pihaknya mengamati beberapa peristiwa yang menjadi catatan selama Bulan Mei 2026 yang berpengaruh terhadap kenaikan harga komoditas, di antaranya perkembangan harga BBM non-subsidi yang mengalami kenaikan. Penyesuaian harga BBM tersebut berpengaruh terhadap tarif angkutan udara imbas dari kenaikan harga avtur.

Pada komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih, mengalami penurunan harga disebabkan persediaan yang cukup melimpah. Sebaliknya, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit mengalami kenaikan harga.

Sama seperti bulan sebelumnya, harga emas perhiasan masih konsisten mengalami penurunan akibat dampak dari kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik. Sedangkan pada barang elektronik yakni laptop/notebook dan telepon seluler terjadi kenaikan harga imbas dari naiknya harga komponen serta mahalnya harga bahan baku plastik.

Berikut ini komoditas penyumbang inflasi bulanan di Kota Kediri pada bulan kelima, antara lain: cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,13%; rekreasi sebesar 0,08%; cabai merah sebesar 0,06%; sawi hijau sebesar 0,05%; angkutan udara sebesar 0,04%; kue kering berminyak, telepon seluler, laptop/notebook, bawang merah sebesar 0,03%; minyak goreng, kacang panjang, bensin sebesar 0,02%; terong, mobil, alpukat, sepeda motor, solar, kue basah, ikan Gurame sebesar 0,01%.

"Ada juga komoditas yang justru menjadi penghambat inflasi, antara lain: emas perhiasan andil inflasi -0,10%; daging ayam ras sebesar -0,04%; telur ayam ras sebesar -0,03%; kelapa, semangka, bawang putih sebesar -0,02%; nugget, ikan nila, dan jagung manis masing-masing sebesar -0,01%," jelas Emil.

Di akhir paparannya, Ia menguraikan beberapa hal yang perlu diwaspadai terjadi pada Bulan Juni 2026, antara lain: ketersediaan stok dan distribusi pada komoditas bahan pangan, seperti: beras, telur ayam ras, daging ayam ras akibat pengaruh cuaca dan permintaan selama bulan tersebut.

Sementara itu penyesuaian tarif BBM non subsidi masih akan berlangsung, efek domino dari kenaikan drastis BBM pada Bulan Mei diperkirakan masih akan terasa hingga Bulan Juni. Harga tarif angkutan udara juga diprediksi masih berada di posisi atas imbas naiknya harga bahan bakar pesawat.

Lain halnya dengan emas yang diprediksi masih mengalami penurunan sebagai dampak dari konflik geopolitik yang masih terjadi. Pada bidang teknologi perlu diwaspadai terjadinya kelangkaan global RAM dan SSD, kendala pasokan CPU dari Intel dan AMD, kenaikan biaya komponen AI, serta kenaikan harga bahan baku ponsel sejak April masih akan terasa dampaknya di Bulan Juni.

Menyikapi hal tersebut, Emil mengimbau, kepada masyarakat agar tidak panic buying dan tetap berbelanja secara bijak.

Bambang Tri Lasmono, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian sekaligus Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, menjelaskan bahwa , inflasi di bulan Mei salah satu pemicunya karena ada  momentum long weekend serta perayaan Hari Idul Adha,

" Sehingga kebutuhan untuk konsumsi makanan masyarakat melonjak" ucap Bambang.

Namun untuk antisipasi kenaikan harga komoditas pangan, Pada tanggal 25 Mei 2026 Pemerintah Kota Kediri melakukan Gerakan Pangan Murah yang dilakukan di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto. Langkah ini diambil oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri guna menstabilkan beberapa komoditas bahan pokok yang sempat ada lonjakan harga dipasaran sehingga tidak terjadi inflasi yang signifikan. Selain itu untuk bulan Juni, ada beberapa komoditas yang juga harus diwaspadai akan terjadi inflasi, yakni bawang merah, cabai rawit, sayur, dan buah dikarenakan adanya peningkatan permintaan sedangkan produksi  dipengaruhi cuaca dan akomodasi transportasi.

"  Menyikapi hal ini, diharapkan masyarakat dapat mengatur kebutuhan sehari-harinya secara bijak sehingga tidak menimbulkan gejolak. Pemerintah Kota Kediri terus berusaha untik menjaga kestabilan harga dan ketersedian bahan pokok agar tidak terjadi inflasi" ucapnya

Terakhir, Bambang juga turut menghimbau, agar masyarakat tidak panic buying, karena Pemerintah juga terus berusaha menjaga ketersediaan pasokan seluruh komoditas serta kestabilan harga di berbagai sektor agar roda perekonomian di Kota Kediri tetap berjalan semestinya.

Berita Terbaru

Ekspresikan Gayamu, Honda Stylo 160 Hadir dengan Pilihan Warna Modifikasi Eksklusif

Ekspresikan Gayamu, Honda Stylo 160 Hadir dengan Pilihan Warna Modifikasi Eksklusif

Jumat, 05 Jun 2026 17:12 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA | harianduta.id - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, menghadirkan…

Akademisi Lintas Negara Kunjungi Sentra Tenun Ikat, Imam Wihdan Zarkasyi : Warisan Budaya Harus Dijaga

Akademisi Lintas Negara Kunjungi Sentra Tenun Ikat, Imam Wihdan Zarkasyi : Warisan Budaya Harus Dijaga

Jumat, 05 Jun 2026 17:01 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 17:01 WIB

KEDIRI  | harianduta.id - Sejumlah akademisi, peneliti budaya, dan desainer internasional dari Australia, Inggris, Malaysia, Taiwan, China, hingga Jepang …

FK Unair Gandeng Guru Besar University of Melbourne

FK Unair Gandeng Guru Besar University of Melbourne

Jumat, 05 Jun 2026 16:32 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:32 WIB

Departemen Magister Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Unair hadirkan guru besar dari The University of Melbourne, Prof. Anna Ryan. …

AIcosystem Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

AIcosystem Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Jumat, 05 Jun 2026 13:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:27 WIB

JAKARTA | harianduta.id - Pesatnya adopsi digital dan teknologi Artificial Intelligence (AI) di Indonesia mendorong kebutuhan akan solusi AI yang kuat,…

Perkenalkan FWD Income Prosperity di Surabaya. FWD Insurance Mendorong Perencanaan Keuangan yang Lebih Terstruktur

Perkenalkan FWD Income Prosperity di Surabaya. FWD Insurance Mendorong Perencanaan Keuangan yang Lebih Terstruktur

Jumat, 05 Jun 2026 13:11 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 13:11 WIB

Di tengah situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja dampak geopolitik global, masyarakat semakin mencari rasa aman di tengah perubahan ekonomi…

Malam Ini Pukul 20.00 Lawan  Oman, Harus Menang !!!

Malam Ini Pukul 20.00 Lawan Oman, Harus Menang !!!

Jumat, 05 Jun 2026 07:05 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:05 WIB

Jakarta | harianduta.id -  Skuad Tim Nasional Indonesia bersiap menghadapi ujian berat sekaligus membawa misi sejarah saat bersua Oman dalam laga persahabatan …